Sejumlah penumpang menggambarkan benturan keras dan upaya keluar dari gerbong yang rusak. Salvador Arriza mengatakan penumpang memecahkan kaca jendela, sementara sebagian lainnya terjepit di antara kursi. “Beberapa orang praktis tidak bisa bergerak karena terjebak di antara kursi,” kata pria berusia 62 tahun itu.
Rafael Barcelo mengatakan ia sedang meninggalkan tempat duduk untuk mengambil kopi saat benturan terjadi. “Kami sedang sarapan dan minum kopi ketika merasakan benturan yang sangat kuat hingga kami terlempar,” katanya. Ia menambahkan sedikitnya delapan korban berasal dari gerbong yang ia tumpangi.
Di sebuah sekolah di Urda yang menjadi tempat berkumpul keluarga korban, seorang perempuan bernama Ana masih mencari kabar suaminya, Pepe. Namanya belum tercantum dalam daftar korban yang telah teridentifikasi, meski polisi sudah menemukan anjing peliharaan mereka, Trece. Renfe membuka saluran komunikasi khusus bagi keluarga korban.
Perdana Menteri Pedro Sanchez menyebut kecelakaan itu sebagai tragedi mengerikan dan berjanji memastikan penyelidikan berjalan menyeluruh. Ia juga mengatakan pemerintah akan memperbaiki kelemahan yang ditemukan.
“Jika kita perlu memperkuat keselamatan lebih jauh demi memulihkan kepercayaan terhadap sistem kereta cepat kita, kita akan melakukannya,” kata Sanchez dalam pernyataan yang disiarkan televisi dari lokasi kejadian.
Sanchez mengatakan penyebab kecelakaan kali ini tampaknya tidak berkaitan dengan insiden sebelumnya. Namun, rangkaian kecelakaan kembali memusatkan perhatian pada keselamatan jalur dan pemeliharaan jaringan kereta. Partai Rakyat, oposisi Spanyol, membatalkan seluruh kegiatan kampanye pada hari itu menjelang pemilihan umum bulan depan.
Dua kecelakaan fatal dalam tahun yang sama
Tragedi terbaru ini menjadi kecelakaan kereta paling mematikan di Eropa sejak anjloknya kereta di Santiago de Compostela pada 2013, yang menewaskan 80 orang. Insiden di Castilla-La Mancha juga merupakan kecelakaan kereta fatal kedua di Spanyol sepanjang tahun ini.
Pada Januari, kecelakaan yang melibatkan kereta cepat dari operator yang sama di jalur yang sama menewaskan 46 orang. Sebuah kereta anjlok lalu menghantam kereta yang datang dari arah berlawanan. Peristiwa itu memicu perdebatan mengenai investasi pemeliharaan jaringan perkeretaapian.
Dalam laporan awal pada Februari, Garda Sipil Spanyol menyebut kerusakan pada jalur rel, rel itu sendiri, atau sambungan las antara dua bagian rel sebagai dugaan utama penyebab kecelakaan Januari. Penyelidik masih mempertimbangkan tujuh kemungkinan.
Renfe menghentikan penjualan tiket untuk jalur kereta cepat Madrid-Andalusia hingga 13 Desember. Penghentian itu memberi dampak langsung bagi penumpang yang hendak bepergian melalui jalur tersebut, sekaligus menambah tekanan agar penyelidikan menjawab bagaimana kereta yang telah berhenti karena sinyal merah kembali diizinkan melaju.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.