Kamis, 29 Oktober 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Partai Ummat Gelar Kegiatan Panen Raya Bersama Ratusan Petani Sukamulya

Partai Ummat Gelar Kegiatan Panen Raya Bersama Ratusan Petani Sukamulya
Partai Ummat Gelar Kegiatan Panen Raya Bersama Ratusan Petani Sukamulya Foto: Jpnn

BEKASI — Panen raya Partai Ummat di Desa Sukamulya, Kabupaten Bekasi, diikuti ratusan petani binaan dan disertai makan siang gratis. Kegiatan pada Rabu (28/10/2026) itu membawa isu kesejahteraan petani langsung ke sawah, sekaligus menjadi bagian dari kerja organisasi partai di tingkat akar rumput.

Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar hadir bersama istrinya, Nofalia Heikal Safar, yang menjabat Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi DPP Partai Ummat. Mereka mengikuti pemotongan padi di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Acara tersebut juga dihadiri fungsionaris DPD Partai Ummat Kabupaten/Kota Bekasi, dr. H. Firdaus, tokoh masyarakat Ustaz Haryono, serta pengurus partai dari tingkat pusat hingga daerah. Warga dan kelompok tani binaan turut datang, bersama unsur TNI dan Polri serta tokoh masyarakat setempat.

Panen raya jadi ajang bertemu petani

Partai Ummat menyebut kegiatan lapangan itu sebagai bagian dari upaya memperkuat jaringan kerakyatan dan konsolidasi di tingkat akar rumput. Heikal turun langsung ke sawah setelah dikukuhkan sebagai Ketua Harian DPP Partai Ummat.

Di lokasi, agenda panen padi berjalan beriringan dengan makan siang gratis bagi para petani. Perpaduan kegiatan tersebut membuat acara tidak hanya berisi seremoni panen, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara pengurus partai, kelompok tani, dan warga desa.

Namun, manfaat kegiatan seperti ini bagi petani pada akhirnya berkaitan dengan persoalan yang lebih besar: apakah hasil pertanian dapat memberi penghasilan yang layak secara merata. Nofalia menilai kesejahteraan petani di berbagai daerah masih belum dirasakan secara seimbang.

“Dalam sektor pertanian Indonesia terutama kesejahteraan bagi para petani dirasakan masih belum merata di pelosok daerah,” ujar Nofalia.

Partai Ummat soroti kesejahteraan petani

Nofalia juga menyinggung perkembangan produk pertanian Indonesia saat teknologi di sektor pertanian negara tetangga terus maju. Ia menyebut Thailand dan Vietnam sebagai negara penghasil beras yang menjadi pembanding dalam perkembangan tersebut.

“Hasil produk pertanian juga baru mulai merangkak naik di tengah maju dan berkembangnya teknologi sektor pertanian negara-negara tetangga, terutama negara penghasil beras Thailand dan Vietnam,” kata Nofalia.

Catatan itu memberi konteks pada panen raya di Sukamulya. Bagi petani, panen bukan sekadar kegiatan memotong padi, melainkan momen yang memperlihatkan hubungan antara hasil di lahan dan kesejahteraan rumah tangga. Ketika pendapatan petani belum merata, kegiatan seremonial saja tidak cukup; dukungan terhadap produktivitas dan akses ekonomi tetap menjadi persoalan yang perlu ditangani.

Karena itu, pertemuan langsung dengan kelompok tani dapat menjadi kesempatan bagi partai untuk mendengar kebutuhan warga di tingkat desa. Dampaknya bagi petani akan bergantung pada tindak lanjut setelah acara, termasuk apakah agenda pemberdayaan ekonomi yang disampaikan dapat menyentuh kegiatan pertanian sehari-hari.

Panen raya ini berlangsung di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut mempertemukan pengurus Partai Ummat dan ratusan petani binaan di tengah perhatian pada pemerataan kesejahteraan sektor pertanian. Langkah berikutnya adalah melihat bagaimana program pemberdayaan yang dibawa partai diteruskan bersama kelompok tani setempat.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda