Sabtu, 31 Oktober 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

STMicroelectronics Proyeksikan Pendapatan Kuartal IV US$4,15 Miliar

STMicroelectronics Proyeksikan Pendapatan Kuartal IV US$4,15 Miliar
STMicroelectronics Proyeksikan Pendapatan Kuartal IV US$4,15 Miliar

Chery mengatakan bisnis pusat data ST lebih bergantung pada perusahaan cloud terbesar daripada penyedia neocloud yang lebih kecil. “Bisnis ini jauh lebih terkait dengan lima hyperscaler teratas daripada bisnis neo-cloud,” kata Chery, menurut Reuters.

Perbedaan itu penting bagi ketahanan permintaan. Perusahaan cloud besar menjadi pelanggan utama bisnis tersebut, sementara pertanyaan mengenai seberapa lama belanja AI akan bertahan masih muncul dari investor. Ketergantungan pada kelompok pelanggan besar juga membuat perkembangan belanja mereka berpengaruh langsung terhadap prospek ST.

Kinerja kuartal III turut melampaui perkiraan analis pada laba operasional. Angka itu mencapai US$429 juta setelah mengecualikan biaya satu kali, hampir dua kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. Analis yang disurvei LSEG memperkirakan US$400,5 juta, menurut laporan Reuters yang ditulis Nathan Vifflin dan Fabrizio La Rocca.

Margin kotor ST meningkat menjadi 37,3 persen dari 33,2 persen setahun sebelumnya. Perusahaan mengaitkan kenaikan itu dengan bauran produk yang lebih baik dan berkurangnya kapasitas pabrik yang menganggur. Untuk kuartal IV, ST memperkirakan margin kotor sekitar 39 persen.

Pasokan ketat dorong kenaikan harga dan perencanaan

Permintaan yang kuat datang bersama pasokan yang terbatas dan biaya input yang meningkat. Direktur keuangan Lorenzo Grandi mengatakan ST menaikkan harga pada sejumlah produk, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Perusahaan juga menyiapkan pembelian peralatan, bahan, dan bahan kimia tiga hingga empat tahun sebelumnya. Chery mengatakan perencanaan menjadi lebih rumit ketika perusahaan menghadapi dorongan membangun rantai pasok “berdaulat” yang tidak bergantung pada China, Taiwan, atau Amerika Serikat.

Bagi pelanggan chip, kombinasi pasokan ketat dan harga input yang naik dapat memengaruhi biaya pengadaan komponen. Dampaknya terasa pada perusahaan yang membutuhkan chip untuk membangun pusat data maupun perangkat komunikasi. Proyeksi pendapatan ST yang meningkat memberi sinyal kuatnya permintaan, tetapi ekspansi produksi tetap bergantung pada kemampuan perusahaan mengamankan bahan dan kapasitas.

Di tengah perubahan strategi produksi, ST juga mengumumkan perubahan susunan pimpinan. Remi El-Ouazzane ditunjuk sebagai direktur teknologi dan Marco Cassis sebagai direktur strategi. Keduanya mulai menjabat pada 1 Januari 2027.

Chery juga menerima usulan dewan pengawas untuk tetap menjabat sebagai CEO selama satu tahun lagi, menurut laporan Bloomberg oleh Christina Kyriasoglou. Pemegang saham akan memberikan suara atas usulan itu pada rapat tahunan 2027. Sebelumnya, pada Februari, dewan menunjuk perusahaan pencari eksekutif untuk mencari penggantinya, menurut Corriere della Sera sebagaimana dikutip Bloomberg.

Untuk sekarang, pesan perusahaan kepada pasar berpusat pada kapasitas dan pasokan. “Kami terus memperluas kapasitas sesuai peta jalan strategis ST,” kata Chery.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Oktober 2026: Klaim Pack & Coins Gratis