Senin, 2 November 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

ADMR Momentum Menguat: Saham Menguat 0.81% (30 Oktober 2026)

Logo Adaro Minerals Indonesia — ilustrasi JournalArta
Logo Adaro Minerals Indonesia — ilustrasi JournalArta

Pada Jumat, 30 Oktober 2026, ADMR naik 0,81% ke Rp1.250, tetapi kenaikan harian itu belum mengubah tren: saham masih turun 4,21% dalam lima hari dan 14,68% dalam sebulan. Sinyal pemilihan hari ini adalah tren turun yang berlanjut; pantulan terakhir berlangsung ketika harga tetap di bawah rata-rata pergerakan utama, sehingga belum cukup menjadi bukti pembalikan arah.

Tren & aksi harga

Harga ADMR berada di bawah SMA20 Rp1.337,50 dan SMA50 Rp1.493,30. SMA20 sendiri turun 3,92% dalam lima hari, menguatkan gambaran tekanan jual yang masih dominan. Tidak ada persilangan MA baru. Dengan kata lain, belum muncul perubahan struktur tren yang dapat mengonfirmasi bahwa pelemahan telah berakhir.

Posisi saham di 38% rentang pergerakan antara support dan resistance 20 hari—Rp1.085 hingga Rp1.520—menempatkannya lebih dekat ke sisi bawah rentang. Rentang tiga bulan lebih lebar, dengan high Rp1.785 dan low Rp1.080. Harga terakhir memang berada di atas batas bawah Bollinger Rp1.080,31, tetapi masih jauh di bawah garis tengah Rp1.337,50. Seperti terlihat pada grafik, posisi ini menggambarkan pemulihan yang masih tertahan dalam tren turun.

Grafik aksi harga ADMR
Grafik aksi harga ADMR 3 bulan: harga, SMA20/50, Bollinger, support & resistance. Data: bursa via Yahoo Finance.

Lebar Bollinger 38,5% dan ATR Rp91,79, setara 7,3% dari harga, menunjukkan volatilitas tinggi. Artinya, pergerakan harian berpotensi lebar dan level teknikal dapat diuji dengan cepat; perubahan satu sesi saja perlu dibaca bersama konfirmasi dari tren dan volume. %B sebesar 33% juga menunjukkan harga berada di bagian bawah pita, tetapi belum dengan sendirinya menandakan pembalikan.

Momentum: ada perbaikan, belum ada konfirmasi

RSI 39,3 dan Stochastic %K 42,0 serta %D 39,1 sama-sama berada di wilayah netral menurut data. Keduanya belum mengirim sinyal jenuh jual yang kuat, namun juga belum menunjukkan momentum beli yang meyakinkan. Ini penting karena pelemahan harga bulanan belum diimbangi dorongan oscillator yang cukup untuk mengonfirmasi perubahan arah.

MACD memberi satu tanda yang lebih konstruktif: histogram berada di 2,417, sehingga momentumnya positif dan berada di atas garis sinyal -74,936. Namun, MACD masih negatif di -72,519. Jadi, histogram yang berbalik positif mencerminkan perbaikan momentum jangka pendek, bukan konfirmasi bahwa tren turun sudah selesai. Sinyal ini sejalan dengan bias teknikal netral: ada satu unsur bullish, tetapi belum cukup untuk mengalahkan gambaran harga yang berada di bawah SMA20 dan SMA50.

Grafik momentum ADMR
Grafik momentum ADMR: RSI(14), MACD, Stochastic. Data: bursa via Yahoo Finance.

Volume dan level yang perlu dipantau

Halaman:123Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

Uji dirimuTes Logika Ringan: 10 Soal Asah Otak, Berapa Skormu? →
TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair