Selasa, 3 November 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Analisis Saham AMRT: Melemah 1.64%, RSI Jenuh Jual

Market analysis illustration — bearish 5
Market analysis illustration — bearish 5. (Ilustrasi: AI)

Bollinger %B sebesar 8% menempatkan harga dekat bagian bawah pita, sementara lebar pita 44,6% menunjukkan volatilitas tinggi. ATR sebesar Rp73,21, setara 8,1% dari harga, juga menggarisbawahi bahwa rentang pergerakan harian berpotensi lebar. Dalam situasi seperti ini, pantulan singkat dapat terjadi tanpa mengubah tren utama.

Volume terakhir tercatat 58.708.600 saham, lebih rendah daripada rata-rata 20 hari sebesar 89.244.450 saham, atau sekitar 0,7 kali normal. OBV naik, sebuah sinyal yang berbeda dari arah harga dan dapat mengindikasikan akumulasi pada sebagian transaksi. Tetapi partisipasi yang lebih rendah dari rata-rata membuatnya belum menjadi konfirmasi kuat bahwa tekanan jual telah berakhir.

Level yang menentukan skenario

Rp900 menjadi support utama karena sekaligus merupakan support 20 hari dan low tiga bulan. Di sisi atas, resistance 20 hari berada pada Rp1.270, sedangkan high tiga bulan tercatat Rp1.455. Jarak antara harga sekarang dan resistance terdekat memperlihatkan bahwa pemulihan perlu melewati beberapa hambatan sebelum struktur harga membaik.

Jika harga bertahan di Rp900 dan momentum membaik, ruang pemantulan dapat terbuka menuju area acuan Rp1.009,82, yakni harga ditambah 1,5 kali ATR. Namun, pergerakan ke sana belum otomatis mengubah tren selama harga masih di bawah SMA20. Sebaliknya, apabila support Rp900 gagal dipertahankan, acuan harga dikurangi 1,5 kali ATR berada di Rp790,18. Level tersebut merupakan ukuran risiko volatilitas, bukan kepastian tujuan penurunan.

Verdict Teknikal: TAHAN

Bias teknikal yang tercatat adalah netral, sehingga penilaian tetap TAHAN (wait & see). Alasannya, RSI dan Stochastic sudah oversold, tetapi MACD masih negatif dan harga berada di bawah SMA20 maupun SMA50; OBV yang naik memberi sinyal berlawanan, sementara volume terakhir hanya 0,7 kali rata-rata. Verdict ini batal jika harga menembus ke bawah support Rp900.

  • Entry Price ideal: area Rp900, dengan konfirmasi bahwa support bertahan dan momentum mulai membaik.
  • Exit/Target Price: Rp1.009,82 sebagai acuan pemantulan berbasis 1,5 kali ATR; resistance 20 hari berikutnya berada di Rp1.270.
  • Stop Loss: Rp790,18, berdasarkan harga dikurangi 1,5 kali ATR.

Dalam bahasa sederhana, AMRT sedang berada di titik harga yang lemah: tanda jenuh jual sudah muncul, tetapi bukti bahwa penurunan benar-benar berhenti masih belum cukup.

Data Ringkas AMRT

Harga terakhir 900,00 IDR
Perubahan 1 hari / 5 hari / 1 bulan -1,64% / -13,88% / -28,57%
Tren / MA-cross downtrend / none
SMA20 / SMA50 1.105,00 / 1.230,50
RSI (14) / Stochastic %K 22,6 / 0,0
Bollinger %B / ATR 8% / 73,21
Support / Resistance 20 hari 900,00 / 1.270,00
Data per 2 November 2026 16:12 WIB

Disclaimer: Analisa teknikal ini disusun otomatis dari data bursa (via Yahoo Finance) dan indikator yang dihitung JournalArta, untuk informasi dan edukasi. Verdict serta level entry, target, dan stop loss bukan saran investasi atau ajakan membeli/menjual efek. Keputusan dan risiko investasi sepenuhnya ada pada pembaca.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

Uji dirimuTes Logika Ringan: 10 Soal Asah Otak, Berapa Skormu? →
TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair