Selasa, 3 November 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Haley Stevens Pilih Mike Rogers, Demokrat Michigan Marah

Haley Stevens Pilih Mike Rogers, Demokrat Michigan Marah
Haley Stevens Pilih Mike Rogers, Demokrat Michigan Marah

JAKARTA — Haley Stevens mendukung Mike Rogers, kandidat Partai Republik untuk Senat Michigan, pada Minggu (1/11/2026), dua hari sebelum pemilu. Keputusan anggota Kongres dari Demokrat itu membalik dukungannya terhadap Abdul El-Sayed, calon resmi partainya yang pernah menjadi lawannya dalam pemilihan pendahuluan.

Stevens menyampaikan dukungan itu dalam sebuah video media sosial setelah tampil bersama Rogers di sebuah gereja di Detroit. Ketua Partai Demokrat Michigan, Curtis Hertel, kemudian menyatakan Stevens bukan lagi anggota partai di negara bagian tersebut dan tidak akan menjadi anggotanya pada masa mendatang.

Pembelotan itu memperuncing perselisihan di antara kubu Demokrat menjelang pemungutan suara. Ketegangan berpusat pada perbedaan sikap mengenai Israel, yang ikut menyeret iklan kampanye dan tuduhan antisemitisme.

Haley Stevens dan dukungan untuk Mike Rogers

Stevens semula mendukung El-Sayed setelah kalah dalam pemilihan pendahuluan. Namun, hubungannya dengan mantan rival itu memburuk menjelang pemilu. Pada akhirnya, ia memilih Rogers, kandidat dari partai yang berseberangan dengannya.

Hertel mengumumkan sikap partai sekitar satu jam setelah video dukungan Stevens beredar, menurut laporan pembanding yang dikutip dalam bahan. Ketua Demokrat Michigan itu mengatakan Stevens bukan anggota partai di tingkat negara bagian dan tidak akan kembali menjadi anggota.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa dukungan Stevens bukan hanya memicu kritik politik, tetapi juga berujung pada pemutusan hubungan organisasi.

Di dalam video, Stevens menyebut dirinya tetap seorang Demokrat dan menyatakan bangga menjadi bagian dari partainya. Pernyataan itu kontras dengan dukungannya kepada Rogers, yang membuat sejumlah tokoh Demokrat marah. Sebagian staf Stevens juga memilih mengundurkan diri.

Kontroversi ini berlangsung sangat dekat dengan hari pemilihan. Warga Michigan dijadwalkan memberikan suara pada 3 November 2026, hanya dua hari setelah Stevens mengumumkan pilihannya. Karena itu, perubahan dukungan tersebut menjadi perkembangan politik yang berpotensi memengaruhi dinamika kampanye pada saat-saat terakhir.

Mengapa dukungan Stevens memicu ketegangan?

Perselisihan Stevens dan El-Sayed tidak berhenti pada persaingan dalam pemilihan pendahuluan. Perbedaan pandangan tentang Israel turut memperburuk hubungan mereka. Bahan utama juga menyebut iklan kampanye dan tuduhan antisemitisme sebagai bagian dari konflik yang berkembang.

Isu itu membuat dukungan kepada Rogers memiliki makna lebih luas daripada sekadar memilih kandidat dari kubu lain. Langkah Stevens memperlihatkan betapa perdebatan mengenai Israel membelah persaingan politik di Michigan.

Survei yang tercantum dalam sumber pembanding memberi gambaran bahwa persaingan Senat Michigan berlangsung ketat. Mitchell Research and Communication memperkirakan El-Sayed memperoleh 51 persen suara, sementara Rogers 44 persen. Survei Glenggariff Group of Lansing yang dirilis pada 27 Oktober juga mencatat El-Sayed 51 persen dan Rogers 45 persen.

Angka itu merupakan hasil jajak pendapat, bukan hasil pemungutan suara. Meski begitu, selisih dalam survei memberi konteks mengapa dukungan Stevens menarik perhatian: ia berpihak kepada Rogers saat pemilu tinggal dua hari, ketika persaingan masih menjadi perhatian politik di negara bagian itu.

Dari kebijakan otomotif ke kursi Kongres

Stevens lahir di Rochester Hills, Michigan, pada 24 Juni 1983. Ia tumbuh dalam keluarga yang menjalankan usaha pertamanan. Setelah bersekolah di Seaholm High School di Birmingham, ia menempuh pendidikan di American University, Washington, dan meraih gelar sarjana pada 2005 serta magister pada 2007.

Karier politiknya bermula dari kerja kampanye presiden. Stevens bekerja untuk kampanye Hillary Clinton pada 2007–2008, lalu bergabung dengan kampanye Barack Obama. Setelah Obama menjadi presiden, ia memimpin staf U.S. Auto Rescue Task Force, yang menangani penyelamatan industri otomotif Amerika.

Pengalaman itu berangkat dari krisis yang mengguncang Michigan. General Motors dan Chrysler menghadapi ancaman kebangkrutan setelah krisis keuangan 2008. Pemerintahan Obama menjalankan program penyelamatan industri otomotif, dan biografi resmi Stevens menyebut program tersebut melindungi lebih dari 200 ribu pekerjaan.

Stevens kemudian bekerja di bidang manufaktur dan inovasi, termasuk kebijakan industri berbasis teknologi. Pada pemilu November 2018, ia merebut kursi Kongres dengan mengalahkan kandidat Republik Lena Epstein. Ia mulai bertugas di DPR Amerika pada Januari 2019 dan kembali terpilih dalam beberapa periode.

Di Kongres, Stevens dikenal aktif membahas manufaktur, teknologi, dan penelitian ilmiah. Ia juga terlibat dalam pembahasan CHIPS and Science Act. Latar kebijakan ekonominya menjadi bagian penting dari profil politiknya, tetapi kini langkah mendukung Rogers menempatkannya dalam konflik terbuka dengan partai yang membawanya ke Kongres.

Dalam video dukungan yang beredar, Stevens menegaskan posisinya dengan kalimat, “Aku hanya ingin memberitahumu di mana aku berada.”

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

Uji dirimuTes Logika Ringan: 10 Soal Asah Otak, Berapa Skormu? →