PALM BEACH COUNTY — Kecelakaan jet pribadi di Florida menewaskan sembilan orang pada Minggu (1/11) sore waktu setempat, termasuk satu keluarga yang sedang terbang dari Austin menuju Bahama. Pesawat jatuh di kawasan permukiman Palm Beach County dan menghantam tanah di dekat jalan.
Korban dari keluarga itu adalah Adam Robinson, 45 tahun, istrinya Helen Sharp, 40 tahun, serta dua anak mereka, Emma, 4 tahun, dan Charlie, 2 tahun. Mereka bepergian bersama pengasuh anak, Anita Maria Apellido Cetina, serta pasangan Rachael Reed dan Charmi Fehr.
Pilot Jeff Gregory, 55 tahun, dan kopilot Nathalia Gadelha Filgueiras, 20 tahun, juga termasuk korban. Jasad keduanya teridentifikasi pada Senin (2/11) pagi. Sembilan orang meninggal dalam kecelakaan itu.
Kecelakaan jet Florida meninggalkan kawah di dekat jalan
Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan pesawat menghantam tanah sebelum terbakar dan meledak. Gambaran kerusakan di lokasi menunjukkan benturan itu meninggalkan lubang besar menyerupai kawah di pinggir jalan, dekat pintu masuk kawasan hunian rumah mobil.
Komisioner Palm Beach County Joel Flores menyampaikan bahwa kawah besar terbentuk di sisi jalan. Sementara itu, Gubernur Florida Ron DeSantis menyebut peristiwa tersebut sebagai tragedi besar dalam konferensi pers di dekat lokasi, Lake Worth Beach.
“Ini merupakan tragedi besar yang terjadi,” kata DeSantis. Ia juga menggambarkan rekaman kecelakaan sebagai pemandangan yang mengejutkan.
Dampaknya terasa langsung bagi warga sekitar. Sekitar 600 orang dievakuasi dari kawasan tersebut dan dipindahkan ke dua tempat penampungan di Palm Beach County. Kejadian di area permukiman membuat warga harus meninggalkan rumah sementara petugas menangani lokasi dan penyelidikan berlangsung.
Siapa keluarga yang menjadi korban kecelakaan jet Florida?
Adam Robinson mendirikan perusahaan teknologi Retention. Ia pernah bekerja di Wall Street selama 10 tahun dan kemudian meluncurkan startup kecerdasan buatan bernama GetEmail. Helen Sharp menjalankan perusahaan komunikasi Influential PR dan memiliki studio keramik Helen Sharp Ceramics di Aspen.
Keluarga mereka menyampaikan duka melalui pernyataan yang mengenang Adam dan Helen sebagai orang tua yang berbakti. Anak-anak mereka, Emma dan Charlie, disebut sebagai pusat kehidupan pasangan itu. Pernyataan tersebut juga menggambarkan kehangatan dan kemurahan hati keduanya, serta kehilangan yang dirasakan orang-orang dekat.
Keberadaan anak-anak dan pengasuh dalam penerbangan itu memperlihatkan bahwa perjalanan tersebut melibatkan keluarga dan orang-orang terdekat mereka, bukan sekadar perjalanan bisnis. Identitas para korban disebut dalam pernyataan keluarga dan informasi mengenai penerbangan, sementara petugas juga mengidentifikasi jenazah pilot dan kopilot.
Penyelidikan penyebab kecelakaan masih berjalan
Badan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB) telah memulai penyelidikan untuk mencari penyebab jatuhnya jet. Rekaman yang beredar menggambarkan pesawat menghantam tanah, tetapi penyebab kecelakaan belum dipastikan.
Petugas kini menghadapi dua kebutuhan sekaligus: menyelidiki apa yang terjadi pada penerbangan dari Austin menuju Bahama dan menangani dampak di kawasan hunian. Evakuasi ratusan warga menunjukkan luasnya gangguan di sekitar lokasi, sementara kerusakan berupa kawah dan puing pesawat menjadi bagian dari pemeriksaan penyidik.
Keluarga korban menggambarkan dampak kehilangan itu dengan menyatakan, “Kehangatan, kemurahan hati, dan kemampuan mereka untuk membuat orang merasa diterima telah menyentuh begitu banyak kehidupan.”

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.