Selasa, 3 November 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Muhammad Toha Bersinar di Liga Malaysia, Timnas Melirik?

Muhammad Toha Bersinar di Liga Malaysia, Timnas Melirik?
Muhammad Toha Bersinar di Liga Malaysia, Timnas Melirik?

PANGKALPINANG — Muhammad Toha mencatat 990 menit bermain bersama DPMM FC di Liga Malaysia 2026/2027, catatan konsisten yang memunculkan dorongan agar bek kanan Indonesia itu dipanggil ke Timnas Indonesia.

Pemain berusia 29 tahun tersebut tampil penuh dalam 11 pertandingan di berbagai kompetisi. Performa itu datang menjelang pengumuman skuad Garuda untuk FIFA Matchday November 2026, ketika pelatih John Herdman mengevaluasi pemain yang akan dibawa ke Timur Tengah.

Muhammad Toha jaga konsistensi di Liga Malaysia

DPMM FC memberi Toha peran utama di sisi kanan pertahanan. Ia tampil dalam enam laga Malaysia Super League dan lima pertandingan Piala FA Malaysia, tanpa sekali pun ditarik keluar.

Kepercayaan pelatih Jamie McAllister terlihat dari menit bermainnya. Toha selalu berada di lapangan selama 90 menit pada 11 penampilan itu, sehingga total waktunya mencapai 990 menit.

Angka itu bukan sekadar catatan rutin. Bagi pemain bertahan, kesempatan bermain penuh secara berulang menunjukkan bahwa pelatih mengandalkannya untuk menjaga kestabilan sektor belakang. Toha juga harus menyesuaikan diri setelah pindah ke luar negeri pada musim ini.

Bek kelahiran Bontang itu sebelumnya menghabiskan sekitar satu dekade bersama Persita Tangerang. Kini, ia menjalani tantangan baru bersama klub Brunei Darussalam yang berkompetisi di Liga Malaysia.

Mengapa penampilan Toha mendapat perhatian?

Performa Toha ikut mengiringi laju DPMM FC di persaingan papan atas. Dalam pertandingan teranyar yang disebutkan, klub itu mengalahkan Negeri Sembilan dengan skor 3-1 pada Jumat (30/10/2026).

Kemenangan tersebut membawa DPMM FC ke peringkat keempat klasemen sementara dengan 12 poin. Mereka berada di belakang Johor Darul Ta’zim, Selangor FC, dan Kuching City.

Toha juga mendapat sorotan setelah membantu timnya menghadapi Johor Darul Ta’zim. Ia dinilai mampu mengawal Arif Aiman, pemain andalan JDT. Tugas itu menjadi ujian penting bagi bek kanan, yang harus menjaga sisi lapangan sekaligus merespons pergerakan lawan.

Media lokal Palatao Bola menyampaikan pujian atas penampilannya. Mereka menilai kontribusi Toha membantu DPMM bersaing dengan klub-klub papan atas, sekaligus menyoroti keberhasilannya menjaga Arif Aiman.

“Layak dipanggil John Herdman,” tulis Palatao Bola.

Singkat, tapi tegas.

Palatao Bola juga menyebut Toha sebagai bukti kualitas DPMM dalam persaingan empat besar Liga Super. Pujian itu menguatkan perhatian publik terhadap peluangnya masuk pertimbangan Timnas Indonesia, meski keputusan akhir tetap berada di tangan Herdman.

Dampak konsistensi bagi peluang ke Timnas Indonesia

Bagi tim nasional, pemain yang rutin tampil penuh memberi pilihan yang relatif teruji di level klub. Konsistensi Toha di posisi bek kanan dapat menjadi bahan evaluasi, terutama saat Herdman menyusun skuad untuk dua pertandingan internasional dalam lawatan ke Timur Tengah.

Namun, catatan menit bermain saja tidak otomatis memastikan pemanggilan. Pelatih tetap perlu menilai kebutuhan posisi dan komposisi tim secara keseluruhan. Bagi Toha, persaingan papan atas Liga Malaysia dan duel melawan pemain seperti Arif Aiman menjadi panggung untuk menunjukkan kapasitasnya.

Perhatian terhadap Toha kini muncul tepat menjelang agenda FIFA Matchday November 2026. Palatao Bola menilai penampilannya pantas mendapat tempat dalam pembicaraan soal skuad Garuda.

“Toha bukti kualitas, membantu DPMM Brunei bersaing bersama JDT, Selangor, dan Kuching City di empat besar Liga Super.”

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

Uji dirimuTes Logika Ringan: 10 Soal Asah Otak, Berapa Skormu? →