Kamis, 5 November 2026 WIB
NASIONAL

Helikopter MI-17 Jatuh di Seruyan, Dua Kru Tewas

Helikopter MI-17 dalam misi pemadaman karhutla di Seruyan
Helikopter MI-17V5 mengalami kecelakaan saat menjalankan misi pemadaman karhutla di sekitar Taman Nasional Tanjung Puting. (Ilustrasi: AI)

KUALA PEMBUANG — Kecelakaan helikopter MI-17 di Seruyan menewaskan dua kru saat menjalankan misi pemadaman karhutla di sekitar Taman Nasional Tanjung Puting, Rabu malam. Satu kru masih dalam pencarian, sementara lima lainnya dirawat di RSUD Kuala Pembuang.

Insiden itu membuat upaya pencarian dan evakuasi menjadi prioritas di lokasi kejadian. Pemerintah daerah, TNI, dan kepolisian bergerak bersama, sementara korban selamat mendapat perawatan di rumah sakit.

Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menyampaikan jumlah kru helikopter tersebut delapan orang. Ia berada di Seruyan bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran untuk meninjau lokasi dan menemui korban selamat.

“Kru nya ada delapan orang, lima orang sudah dirawat di sini, dua orang bisa dipastikan meninggal dunia dan satu masih tahap pencarian,” kata Zainul di Kuala Pembuang, Rabu malam.

Helikopter jatuh saat menjalankan misi pemadaman

Helikopter MI-17V5 itu bertugas melakukan water bombing di sekitar kawasan Taman Nasional Tanjung Puting. Misi tersebut dilakukan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah itu.

“Ya ini ada insiden pesawat MI-17 kebetulan dia bertugas untuk water bombing di sekitar daerah Taman Nasional Tanjung Puting,” ujar Zainul.

Kecelakaan itu berdampak langsung pada kru dan keluarga mereka. Lima orang yang selamat harus menjalani perawatan, sedangkan satu kru lainnya belum ditemukan. Dua korban dipastikan meninggal dunia.

Rangkaian peninjauan dilakukan setelah rombongan bertolak dari Palangka Raya menuju Seruyan. Gubernur, Pangdam, dan Kapolda Kalimantan Tengah menuju lokasi helikopter jatuh dan memantau keadaan dari udara sebelum melanjutkan perjalanan ke RSUD Kuala Pembuang.

Bagaimana proses pencarian dan evakuasi berlangsung?

Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan menyatakan kepolisian siap membantu evakuasi dan kebutuhan lain di lapangan. Dukungan itu diberikan bersama unsur yang selama ini terlibat dalam penanganan karhutla.

“Pada intinya saat ini saya akan membantu di dalam upaya evakuasi maupun pertolongan, karena kita selama ini menangani karhutla ini juga bersama-sama,” kata Iwan.

Agustiar menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Gubernur Kalimantan Tengah itu berharap kru yang masih dicari dapat ditemukan dalam keadaan selamat dan para korban yang dirawat segera pulih.

“Kami turut berduka yang mendalam,” ucap Agustiar.

Ia juga menyampaikan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran. Kepada kru yang selamat maupun yang tengah menjalani perawatan, ia berharap pemulihan berjalan baik.

Di lapangan, perhatian kini tertuju pada pencarian satu kru yang belum ditemukan serta pertolongan bagi korban. Lima kru lainnya sedang dirawat di RSUD Kuala Pembuang.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Uji dirimuTes Hitungan dan Logika Cepat: 10 Soal Jebakan Otak, Berapa Skormu? →
TRENDING Hari Guru Nasional 2026: Rabu 25 November, Tema Guru Hebat, Indonesia Kuat