Laga Timnas Indonesia melawan Yordania di Amman pada 13 November 2026 batal digelar. PSSI mengambil keputusan itu dengan mengutamakan keselamatan pemain, sementara calon lawan pengganti belum ditetapkan.
Federasi Sepak Bola Yordania (JFA) mengumumkan pembatalan pada Kamis, 5 November. Pertandingan persahabatan yang semula dijadwalkan berlangsung di Stadion Internasional Amman itu batal atas permintaan PSSI, yang menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat memenuhi agenda.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan situasi keamanan di Timur Tengah menjadi pertimbangan utama. Ia menegaskan federasi tidak ingin mengambil risiko dengan tetap mengirim skuad ke wilayah yang kondisinya belum kondusif.
“Waduh, kompleks. Kita tahu situasi di Timur Tengah tidak mudah. Kami memprioritaskan bagaimana keselamatan para pemain terlebih dahulu,” kata Erick kepada awak media di Jakarta.
Keputusan itu mengubah agenda Timnas Indonesia pada jendela FIFA Matchday November. Periode pertandingan internasional bulan ini berlangsung pada 9–17 November, sehingga masih ada rentang waktu bagi tim untuk mencari laga lain. Namun, hingga pernyataan Erick disampaikan, belum ada lawan pengganti yang diumumkan.
Erick menyerahkan pembahasan rencana cadangan kepada Badan Tim Nasional (BTN) dan pelatih John Herdman. Keduanya diminta mendiskusikan langkah berikutnya, termasuk kemungkinan mengisi agenda pertandingan yang kosong.
“Nanti biar Badan Tim Nasional dan Coach John berdiskusi seperti apa rencana plan B-nya,” ujar Erick.
Perubahan jadwal Piala Asia 2027 turut membuat arah persiapan November lebih sulit dipastikan. Sebelumnya, laga melawan Yordania menjadi bagian dari persiapan menuju kejuaraan Asia tersebut. Setelah AFC mengundur jadwal turnamen, agenda uji coba pada bulan ini tidak lagi berfokus pada sasaran persiapan yang sama.
“Apalagi AFC kan memundurkan kejuaraan Asianya. Jadi memang di November ini cukup limbung karena memang bukan menjadi laga uji coba untuk AFC,” kata Erick.
Bagi pendukung Timnas, kepastian lawan pengganti menjadi hal yang perlu ditunggu setelah pembatalan laga di Amman. Keputusan BTN dan Herdman akan menentukan apakah skuad Garuda tetap memainkan pertandingan pada jendela FIFA kali ini.
PSSI belum mengumumkan nama lawan baru. Pembahasan rencana B kini berada di tangan BTN dan Herdman, sebagaimana ditegaskan Erick: “Nanti biar Badan Tim Nasional dan Coach John berdiskusi seperti apa rencana plan B-nya.”

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.