Senin, 9 November 2026 WIB
OLAHRAGA

Marc Marquez di MotoGP Qatar: Gelar Dunia Tertunda

Marc Marquez di MotoGP Qatar
Marc Marquez finis kedua di MotoGP Qatar dan menunda kepastian gelar dunia

LUSAIL — Marc Marquez gagal mengunci gelar juara dunia MotoGP 2026 di MotoGP Qatar pada Minggu (8/11/2026), setelah finis di posisi kedua di belakang Marco Bezzecchi.

Hasil balapan di Sirkuit Lusail itu membuat Marquez mengoleksi 431 poin, unggul 60 poin atas Jorge Martin. Pembalap Ducati Lenovo tersebut kini punya kesempatan berikutnya untuk memastikan gelar di seri Portimao, Portugal, dua pekan mendatang.

Marc Marquez MotoGP Qatar: Bezzecchi tak terkejar

Marquez memulai balapan dengan target meraih kemenangan, sementara Martin harus gagal merebut poin agar gelar jatuh ke tangan rivalnya. Namun, Marquez turun ke posisi ketiga pada putaran pertama dan tak langsung menemukan celah untuk mengejar Bezzecchi, yang memulai balapan dari pole position.

Persaingan di belakang pemimpin lomba berlangsung ketat. Raul Fernandez dan Pedro Acosta sempat melewati Marquez, tetapi pembalap Spanyol itu kembali merebut posisi podium terakhir dan menjauh dari Acosta.

Marquez juga berhasil melewati Fernandez lagi. Ia menjaga posisi kedua sampai finis, tetapi jaraknya dengan Bezzecchi tak cukup dekat untuk mengancam kemenangan pembalap Aprilia Racing tersebut. Bezzecchi mengendalikan balapan dari depan.

Martin finis ketujuh, selisih tetap 60 poin

Martin memulai balapan dari posisi ke-10 dan naik dua tingkat. Ia kemudian melewati Fabio Di Giannantonio sebelum menuntaskan lomba di urutan ketujuh.

Posisi itu membuat Martin tetap menjadi pesaing terdekat Marquez dalam perebutan gelar. Selisih keduanya kini 60 poin, sedangkan Marquez memegang 431 poin. Hasil di Qatar menunda kepastian juara, tetapi menjaga peluang Marquez tetap kuat menjelang seri berikutnya.

Bagi perebutan gelar, hasil Qatar memperlihatkan bahwa Marquez tidak perlu memenangi setiap balapan untuk menjaga keunggulan. Finis di depan Martin menjadi faktor penting, sementara posisi Bezzecchi di depan membuat Marquez belum bisa merayakan gelar di Lusail.

Peluang gelar berlanjut ke Portimao

Marquez berpeluang memastikan gelar di Portimao, Portugal, dua pekan setelah balapan Qatar. Ia akan mempertahankan mahkota juara dunia jika menjuarai sprint race di seri berikutnya.

Gelar itu akan menjadi titel ke-10 sepanjang kariernya. Namun, Qatar menunjukkan bahwa perebutan posisi di lintasan tetap bisa mengubah hasil: Marquez sempat kehilangan tempat dari beberapa rival sebelum kembali mengamankan posisi kedua.

Selisih 60 poin atas Martin menjadi angka utama yang dibawa Marquez menuju Portimao.

(ZA)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Uji dirimuKuis Sejarah Hari Pahlawan: 10 Soal Pertempuran Surabaya 1945, Berapa Skormu? →