Senin, 9 November 2026 WIB
OLAHRAGA

Veda Ega Pratama Rebut Posisi Keempat Moto3 Qatar 2026

Veda Ega Pratama Rebut Posisi Keempat Moto3 Qatar 2026
Veda Ega Pratama Rebut Posisi Keempat Moto3 Qatar 2026

DOHA — Veda Ega Pratama finis keempat di Moto3 Qatar 2026 di Sirkuit Lusail, Doha, Minggu (8/11/2026) malam WIB, setelah memulai balapan dari posisi ke-14. Hasil itu membawa pembalap Indonesia tersebut merangsek sepuluh posisi dalam lomba 16 lap.

David Almansa memenangi balapan, diikuti Adrian Fernandez dan Maximo Quiles. Ketiganya berasal dari Spanyol, sementara Veda mengamankan posisi keempat lewat duel ketat pada putaran terakhir.

Veda Ega Pratama bangkit dari posisi ke-14

Veda menjaga ritme dan tidak terburu-buru mengejar rombongan depan. Ia langsung naik ke posisi ke-10 pada lap pertama, lalu menutup lap kedua di urutan kedelapan.

Pergerakannya berlanjut. Veda mencapai posisi keenam pada lap keempat sebelum turun ke urutan kedelapan pada lap keenam. Satu putaran kemudian, ia kembali menembus lima besar.

Persaingan makin rapat saat balapan memasuki lima lap terakhir. Veda beradu posisi dengan Alvaro Carpe dan Joel Kelso, sementara Hakim Danish ikut masuk dalam perebutan tempat di grup tersebut. Pada lap ke-11, Veda sempat naik ke posisi keempat.

Namun posisinya belum aman. Veda turun ke urutan keenam pada lap ke-13, lalu Hakim Danish melewatinya pada lap ke-15. Momentum berubah pada putaran terakhir ketika Danish melebar. Veda kemudian menyalip Kelso dan Carpe untuk kembali ke posisi keempat saat finis.

Almansa menang, podium dikuasai Spanyol

Di depan, Almansa mengendalikan balapan dan menyelesaikannya sebagai pemenang. Adrian Fernandez finis kedua, sedangkan Quiles menempati posisi ketiga. Hasil itu membuat podium Lusail diisi tiga pembalap Spanyol.

Bagi Veda, finis keempat punya arti lebih dari sekadar posisi akhir. Ia memulai balapan dari baris belakang setelah start dari posisi ke-14, tetapi tetap mampu bertahan dalam persaingan dan menutup lomba dengan menyalip dua rival pada lap penentu. Performa itu memberi hasil konkret bagi pembalap Indonesia di hadapan persaingan ketat Moto3.

Kepercayaan diri Veda sudah tampak sebelum balapan. Ia mengatakan mengenal karakter Lusail dan merasa berada dalam kondisi baik. “Iya saya suka trek di sini, saya berharap mendapatkan hasil yang baik,” ujar Veda dalam wawancara menjelang start.

Balapan 16 lap itu membuktikan bahwa posisi start tidak selalu menentukan hasil akhir. Veda menjaga peluangnya di tengah perubahan posisi yang berulang, lalu memanfaatkan celah pada putaran terakhir untuk mengunci finis keempat.

(AG)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Uji dirimuKuis Sejarah Hari Pahlawan: 10 Soal Pertempuran Surabaya 1945, Berapa Skormu? →