Senin, 9 November 2026 WIB
HUKUM KRIMINAL

Penyerangan Jemaah Masjid Jaktim: Tiga Orang Luka, Kapak Disita

Penyerangan jemaah masjid Jaktim diselidiki polisi setelah tiga orang terluka
Polisi menyelidiki penyerangan jemaah di Masjid Daarul Maarif, Jakarta Timur. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Penyerangan jemaah Masjid Daarul Maarif di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, melukai tiga orang saat salat Subuh pada Minggu (8/11/2026). Polisi mengamankan seorang pria dan menyita kapak serta belati yang diduga terkait serangan itu.

Petugas membawa pria tersebut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi membenarkan penyerangan dan jumlah korban luka.

“Iya betul (peristiwanya),” kata Made Budi. Ia juga membenarkan tiga jemaah terluka dan pelaku telah diamankan.

Api terlihat sebelum serangan

Keterangan saksi yang disampaikan dalam laporan mengenai peristiwa itu menyebut jemaah melihat api di depan pintu masjid sekitar pukul 04.15 WIB. Beberapa orang berusaha memadamkannya sebelum serangan senjata tajam terjadi di dalam masjid.

Tiga jemaah mengalami luka dan dibawa untuk mendapat penanganan medis. Polisi mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan awal setelah menerima laporan kejadian.

Kapak dan belati termasuk barang yang diamankan petugas. Keterangan penyidik yang dikutip dalam laporan pembanding juga menyebut adanya dua tabung elpiji ukuran 3 kilogram serta bensin yang diduga telah disiapkan. Seluruh barang itu diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Rangkaian kejadian tersebut membuat penanganan polisi tak hanya berfokus pada serangan terhadap jemaah, tetapi juga pada api di depan masjid dan benda-benda yang ditemukan. Pemeriksaan atas barang bukti dapat membantu penyidik menyusun kronologi serta mendalami dugaan persiapan sebelum insiden.

Penyerangan jemaah masjid Jaktim masih diselidiki

Polisi masih memeriksa pria yang diamankan. Motif penyerangan belum diketahui, sementara penyidik mendalami keterangan saksi dan temuan di lokasi.

Bagi jemaah dan warga sekitar, kejadian saat ibadah berlangsung menimbulkan kekhawatiran langsung terhadap keamanan di lingkungan masjid. Penanganan korban dan pengungkapan rangkaian kejadian menjadi perhatian dalam proses pemeriksaan polisi.

AKP I Made Budi mengatakan pemeriksaan terhadap pria itu masih berjalan. “Betul (pelaku diamankan). Iya (Tiga orang luka),” ujarnya.

(AN)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Uji dirimuKuis Sejarah Hari Pahlawan: 10 Soal Pertempuran Surabaya 1945, Berapa Skormu? →