Senin, 9 November 2026 WIB
POLITIK PEMERINTAHAN

Prabowo Terima 11 Dubes, Kerja Sama Bilateral Diperluas

Prabowo Terima 11 Dubes, Kerja Sama Bilateral Diperluas
Prabowo Terima 11 Dubes, Kerja Sama Bilateral Diperluas

JAKARTA — Prabowo Subianto menerima 11 duta besar negara sahabat di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, saat Indonesia menegaskan kesiapan memperluas kerja sama bilateral. Penyerahan surat kepercayaan itu menandai dimulainya secara resmi masa tugas mereka di Indonesia.

Penerimaan para diplomat tersebut membuka jalur komunikasi resmi dengan negara dan organisasi yang mereka wakili. Pemerintah menyatakan ingin mempererat hubungan, memperluas kolaborasi strategis, dan mendorong kemitraan yang memberi manfaat bagi masyarakat kedua pihak.

Prabowo terima 11 dubes dan surat kepercayaan

Para duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan berasal dari Austria, Bangladesh, Belgia, Norwegia, Jepang, Swiss, Malaysia, Finlandia, Takhta Suci Vatikan, Suriname, serta Uni Eropa. Prosesi itu dilanjutkan dengan pertemuan dan ramah tamah bersama Presiden.

Sekretariat Kabinet menyampaikan bahwa Indonesia terbuka membangun persahabatan dan menjajaki peluang kerja sama yang saling menguntungkan. Dalam keterangannya, pemerintah juga menyatakan kesiapan untuk bekerja bersama perwakilan negara sahabat.

“Pemerintah Indonesia terbuka dan siap memperkuat persahabatan, membangun kemitraan, serta mengembangkan berbagai peluang kerja sama yang saling menguntungkan dengan negara-negara sahabat,” demikian keterangan Sekretariat Kabinet.

Apa arti penyerahan surat kepercayaan?

Penyerahan surat kepercayaan menjadi penanda resmi dimulainya penugasan para duta besar di Indonesia. Setelah prosesi tersebut, para perwakilan negara dapat menjalankan tugas diplomatiknya dalam hubungan dengan pemerintah Indonesia.

Bagi hubungan bilateral, dimulainya masa tugas itu menyediakan ruang untuk membangun komunikasi dan membahas kolaborasi yang menjadi kepentingan bersama. Pemerintah menyebut sasaran yang ingin dicapai mencakup hubungan yang lebih erat serta manfaat nyata bagi masyarakat di kedua belah pihak.

Dampaknya tidak berhenti pada hubungan antarpejabat. Kerja sama yang dibicarakan melalui jalur diplomatik dapat membuka peluang kolaborasi strategis antara Indonesia dan negara atau organisasi yang diwakili para diplomat. Pemerintah menempatkan manfaat timbal balik sebagai arah kemitraan, tanpa merinci sektor tertentu dalam pertemuan itu.

Budaya Indonesia hadir dalam pertemuan

Pertemuan di Istana Merdeka juga memperkenalkan seni dan budaya Indonesia kepada para tamu. Tari Zapin Lenggang Kipas dari Jambi tampil bersama musik Sasando dari Nusa Tenggara Timur.

Penampilan tersebut menyertai ramah tamah setelah penyerahan surat kepercayaan. Agenda itu memberi ruang bagi para perwakilan negara sahabat untuk mengenal unsur budaya dari sejumlah daerah di Indonesia, bersamaan dengan dimulainya tugas diplomatik mereka.

Sekretariat Kabinet menyatakan Indonesia menyambut kehadiran para diplomat dan siap mempererat hubungan bilateral. Pemerintah juga berharap kehadiran mereka memperkuat hubungan diplomatik sekaligus membuka peluang kerja sama yang memberi manfaat bagi kedua pihak.

“Selamat datang di Indonesia. Mari bersama-sama memperkuat persahabatan dan membangun kerja sama demi kemajuan bersama,” demikian pernyataan Sekretariat Kabinet.

Prosesi di Istana Merdeka itu melibatkan 11 perwakilan, termasuk dari Uni Eropa.

(ZA)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Uji dirimuKuis Sejarah Hari Pahlawan: 10 Soal Pertempuran Surabaya 1945, Berapa Skormu? →