Sabtu, 4 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI BISNIS

IEU-CEPA Masuki Tahap Penting: Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia dan Uni Eropa

Ilustrasi kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa dalam rangka IEU-CEPA
Ilustrasi kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa dalam rangka IEU-CEPA. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Di tengah dinamika perekonomian global yang masih diwarnai ketidakpastian, Pemerintah Indonesia terus memperkuat kerja sama ekonomi dengan berbagai mitra strategis. Tujuannya adalah memperluas akses pasar, meningkatkan arus investasi, serta memperkokoh rantai pasok global. Salah satu upaya utama yang dijalankan adalah percepatan implementasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IEU-CEPA.

Perjanjian ini kini memasuki tahapan penting setelah Komisi Eropa mengajukan usulan penandatanganan dan pengesahan IEU-CEPA beserta Investment Protection Agreement (IPA) kepada Dewan Uni Eropa. Langkah ini menjadi tonggak kemajuan signifikan setelah rangkaian perundingan yang berlangsung cukup lama.

Harapan dan Tujuan Kerja Sama

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa momen ini adalah langkah yang tepat untuk mengembangkan hubungan perdagangan yang saling menguntungkan.

“Saya pikir sudah waktunya bagi kita untuk mengembangkan hubungan perdagangan yang bebas, adil, dan positif bagi kedua belah pihak. Presiden RI Prabowo Subianto berharap hal ini dapat menjadi pengubah arah dalam peta perdagangan global. Ketika Indonesia dan Uni Eropa bekerja sama mengembangkan pasar, saya yakin kita dapat membawa skala pertumbuhan yang signifikan ke Uni Eropa dan ke kawasan Indo-Pasifik, di mana Indonesia merupakan ekonomi terbesar di ASEAN,” ujar Menko Airlangga dalam siaran persnya pada Kamis (2/7/2026).

Bagi Uni Eropa, kedua perjanjian ini menjadi bagian dari strategi untuk mendiversifikasi kemitraan ekonomi, memperkuat hubungan perdagangan dan investasi, membuka peluang ekspor baru, serta meningkatkan ketahanan rantai pasok energi dan bahan baku.

Manfaat dan Ruang Lingkup Perjanjian

Sebagai negara dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa dan perekonomian terbesar di kawasan Indo-Pasifik, Indonesia dipandang memiliki peran strategis. IEU-CEPA dan IPA dirancang sebagai perjanjian modern yang memberikan manfaat timbal balik serta mendukung iklim usaha yang lebih terbuka, transparan, dan berkelanjutan.

Berikut adalah manfaat utama yang akan diperoleh kedua pihak:

Dari sisi Uni Eropa:

1. Penghapusan bea masuk terhadap 98,5 persen pos tarif

2. Penyederhanaan prosedur ekspor berbagai jenis produk ke Indonesia

3. Pembukaan peluang investasi di sektor strategis seperti kendaraan listrik, elektronik, dan farmasi

4. Perlindungan hak kekayaan intelektual yang lebih terjamin

5. Penguatan rantai pasok melalui fasilitasi perdagangan dan pasokan bahan baku kritis

Dari sisi Indonesia:

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda