Walikota Pangkalpinang, Molen di depan para pelaku aksi menyampaikan ucapan terima kasih.
“Jadi terima kasih kepada adek adek 15 orng ini mengigatkan masa lalu abang kayak gini, abg terima kasih sama kalian sudah mau mendemo abg pagi ini, abg sudah rindu di demo, selama abg jadi walikota tidak pernah di demo orang, jadi sangking abg rindu di demo tu, dari jam 9 kurang abg sudah nongkrong di sini, janji nya tadi jam 9, abg lm makan sangking kangen e pengen di demo seneng abg jujur,” ucapnya.
Molen juga menyampaikan bahwa proyek jembatan kerabut sampai saat ini belum ada pembayaran dari pihak pemerintah, jadi sampai saat ini belum ada kerugian dari pemerintah.
“Abg juga jujur sama kalian soal jembatan ini, tapi untuk kalian ketahui jembatan ini belum kita bayar kalo sudah di bayar semua kalo susah selesai, jadi kerugian negara pun belum ada.
Sama juga abg juga kesel kenapa rubuh.
Setuju abg akan usut ini, kita kejer kontraktornya biar mereka segera menyelesaika ini, karena abg ngak mau ini karna ini uang rakyat uang masyrakat yang harus di pertanggung jawabkan, abg sebagai walikota akan mempertanggung jawabkan itu nantinya, kalo abg nanti mati besok akan di hisab,” ungkap Walikota yang biasa di sapa abg Molen.
Molen juga menyampaikan, bagi yang merasa belum puas dengan jawabannya, Molen wellcome bisa di telpon langsung atau wa pribadi.
“Baiklah qu kira seperti itu adek adek semua kalo emang masih belum puas jawaban abg wa abg, Abg wellcome.
Karna itu cita cita abg jembatan itulah yg akan menyatukan kab bangka dan pangkalpinang,” tutupnya.
Aksi di tutup dengan damai dan makan bersama di depan kantor Walikota bersama para pendemo dan Walikota. (Red)
