Jumat, 10 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Waspadai Konten Radikalisme di Platform Virtual dan Media Sosial

Waspadai Konten Radikalisme di Platform Virtual dan Media Sosial
kominfo orientasi cpns zulfan lindan radikalisme medsos (foto : Kominfo.go.id)

Stafsus Menteri Kominfo menyontohkan kelompok ISIS di Eropa yang menyerap anak-anak muda melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, WhatsApp dan berbagai platform digital lainnya.

“Mereka diajak, dijanjikan macam-macam sama seperti di Indonesia yang seperti kita tahu, ketika mereka pulang mereka cerita bahwa mereka dijanjikan bahwa di sana nanti akan mendapatkan kenikmatan, kemudahan, segala macam, janji-janji indah. Nah kemudian begitu sampai di sana, sampai di Syria, sampai ke Irak misalnya, mereka diajarkan latihan militer, setelah latihan militer mereka disuruh perang bunuh orang dan segala macam tanpa ada dasar sama sekali,” ujarnya.

Stafsus Zulfan menilai cara-cara seperti itulah yang terbangun sebagai bentuk indoktrinasi permusuhan, dan bagi orang yang ada di luar kelompok mereka adalah musuh dan harus dibunuh, “Ini saya kira pasti dilatarbelakangi oleh suatu pemahaman ideologi yang bahaya sekali, yang kalau ini diserap oleh masyarakat Indonesia apalagi PNS kita, masuk pikiran-pikiran seperti ini saya kira gak lama negara ini bisa lama-lama bisa bubar sendiri,” ujarnya

Stafsus Menteri Kominfo juga mengajak peserta oriestasi CPNS Kementerian Kominfo tahun 2020 agar selalu menanamkan nilai-nilai Pancasila dan NKRI, “Apa yang kita katakan Pancasila dan NKRI hanya tinggal nama kalau seandainya pikiran-pikiran seperti ini semakin lama semakin banyak masuk ke dalam generasi muda kita,” imbuhnya.(Kominfo.go.id)

Baca juga : Kominfo Dorong Perluasan Jaringan Internet, Guna Mengoptimalkan Ekonomi Maritim

Halaman:12Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda