“Hingga hari ini, tanggal 15 Januari 2021, telah diselesaikan proses tendernya 1.191 paket senilai Rp14,6 triliun dengan perincian sebagai berikut: 209 paket senilai Rp2,1 triliun telah selesai tender dan terkontrak pada bulan Desember 2020; 982 paket senilai Rp12,5 triliun akan ditandatangani kontraknya secara serentak pada pagi hari ini yang akan disaksikan secara langsung oleh Presiden,” papar Basuki.
Acara penandatanganan kontrak tersebut dilaksanakan secara serentak oleh para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan penyedia jasa di Kantor-kantor Balai PUPR di 34 provinsi.
Untuk tahap selanjutnya, hingga akhir Februari 2021, 1.984 paket senilai Rp24 triliun akan diselesaikan ditandatangani kontraknya. Kemudian pada bulan Maret 2021, akan pula disesuaikan untuk 1.553 paket senilai Rp40 triliun. Sedangkan sisanya akan diupayakan untuk segera diselesaikan paling lambat bulan Maret 2021.
“Dengan pembayaran uang muka terhadap kontrak-kontrak paket yang baru ditandatangani pada pagi hari ini dan pembayaran termin multiyear kontrak lanjutan dari tahun 2021, kami perkirakan penyerapan anggaran Kementerian PUPR hingga akhir Januari nanti akan mencapai Rp14,8 triliun atau sebesar 9,9 persen dari total pagu DIPA PUPR sebesar Rp159,7 triliun,” ungkap Basuki.(Humas setkab)
Baca juga :Presiden Tegaskan Indonesia Gunakan Vaksin Covid-19 yang Teruji dan Halal
