Sabtu, 11 Juli 2026 WIB
BREAKING
OPINI

Ada Pelajaran Berharga Dari Mereka Kita Yang Anggap Tertinggal

Ada Pelajaran Berharga Dari Mereka Kita Yang Anggap Tertinggal
Foto: Renungan di Awal Tahun 2022 Oleh : Dr H Anton Charliyan Mpkn Journalarta.com - Salah satu tolok ukur prestasi sebuah Negara atau Pemerintah Daerah di satu…

Lantas, dimanakah beradanya wilayah atau kampung tersebut ?

Berdasarkan penelusuran yang berhasil kami sisir, dan kami temukan ternyata wilayah yang tidak terdampak memang benar

ada, di suatu kawasan wilayah yang disebut ‘kampung’, dan dikenal dengan sebutan sebagai ‘Kanekes, di Kabupaten Pandeglang Banten’.

Kampung itu ternyata tidak jauh dari ibukota negara kita. Kawasan perkampungan itu yakni merupakan Kampung Adat yang dikenal sebagai ‘Urang BADUY’.

Pada tahun 2021, kami pun berkesempatan melakukan silaturahmi ke tokoh adat/masyarakat di kampung adat Baduy. Dan saat itu kami sempat bertanya kepada salah satu ‘Puun’ Kampung Baduy.

Berapa angka Kriminalitas di tahun ini (tahun 2021), jawabanya sangat mencengangkan : 0% alias Nihil.

Kemudian kami pun bertanya lagi, berapa orang yang terdampak covid 19? jawabanya juga sama : Nihil alias , 0 % .

Lalu kami lanjut bertanya lagi, berapa orang yang kelaparan tidak bisa makan, jawabanya lebih diluar ekspektasi kita dan sungguh spektaculer, yang disampaikan dalam bahasa daerah ; ‘Di Leuit kami moal beak keur dahar 2 tauneun (di gudang beras kami masih cukup cadangan persediaan untuk makan sampai 2 tahun lagi ?).

Tak hanya di kampung Urang Baduy saja, kami pun melanjutkan silahturahmi ke kampung-kampung tradisional lainnya di Jawa Barat yang masih kental menjaga adat istiadatnya.

Seperti kami yang telusuri di kampung-kampung adat lainnya, yakni dmKampung Naga Tasikmalaya, Kampung Dukuh Garut, dan Kampung Kuta Ciamis.

Masih dengan pertanyaannya yang sama, ternyata jawabanya cukup mencengangkan, dan persis sama dengan ‘Puun’ yang ada di Kanekes Baduy Kabupaten Pandeglang Banten.

Ternyata di negeri kita masih banyak kampung-kampung tradisional yang menjaga adat istiadat dari leluhurnya tidak berdampak dengan wilayahnya ada pandemi covid 19 ini.

Dalam tulisan ini maka dari di tahun Baru 2022 ini, saya sengaja memakai Baju Pangsi, Bajunya nasyarakat Adat Sunda, sebagai Bentuk penghargaan saya yang setinggi-tingginya dan yang setulus-tulusnya terhadap mereka-mereka Masyarakat Adat BADUY dan Masyarakat Adat Lainya di Nusantara Khususnya Masyarakat Adat yang ada di Jawa Barat – Banten yang tidak bisa saya ungkapkan dengan kata-kata lagi, karena banyak pelajaran yang kami dapatkan.

Halaman:123Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda