Sabtu, 11 Juli 2026 WIB
BREAKING
OPINI

Ada Pelajaran Berharga Dari Mereka Kita Yang Anggap Tertinggal

Ada Pelajaran Berharga Dari Mereka Kita Yang Anggap Tertinggal
Foto: Renungan di Awal Tahun 2022 Oleh : Dr H Anton Charliyan Mpkn Journalarta.com - Salah satu tolok ukur prestasi sebuah Negara atau Pemerintah Daerah di satu…

Dan saya malu dengan diri saya sendiri, yang kadang sok merasa paling pintar, yang sok merasa paling modern, yang sok merasa paling jago, paling tahu…paling bisa .. paling kuasa, paling segalanya dan lain-lain.

Ternyata hari ini saya harus banyak belajar dari mereka, yang ada didepan mata kita, dan tidak jauh dari kita, yang sering kita lupakan dan kita anggap biasa-biasa saja, padahal mereka punya ddat tradisi ajaran yang kita anggap kuno, ketinggalan jaman , yang ternyata saat ini terbukti, tidak tergoyahkan oleh Resesi Ekonomi bahkan pandemi covid 19 sekalipun.

Hal ini membuat saya sadar bahwa sesungguhnya kita harus belajar banyak dari mereka yang tidak kita dapatkan dalam pendidikan formal di perguruan tinggi.

Kampus hanyalah tempat menggali sebuah teori, tapi universitas yang sesungguhnya ada dalam kehidupan nyata, dan hari ini kita harus belajar banyak dari kearifan dan tradisi masyarakat adat yg ada di sekeliling kita.

Masih terngiang ucapan dan jawaban dari mereka kenapa wilayah atau kampung mereka tidak terdampak oleh Resesi , kriminalitas bahkan Covid sekalipun, ketika saya berdialog di Kampung Kanekes.

“Kajeun kami mah Rek Ngajaga Alam bae, kusabab geuning Ayeuna loba manusa anu palinter tapi naha ari Alam malah beuki loba nu Ruksak, Ngajaga Alam mah geuning teu cukup ku pinter..Boro boro kami bisa ngarewong, angot ngahuhuruwan mah, da nu sok ngahuhuruan mah lain agama, agama mah ayana di Kahadean… Agama nu kudu milaku jeung lampah. Anu bakal jadi kahadean urang sakabeh, Leuweung ulah dibukbak Gunung ulah dilebur Sagara ulah di rempag, Mipit kudu amit ngala kudu menta, Jaga tina panyakit Kudu apik jeung berseka..”

(Pesan untuk menjaga alam ; Biarkan lah kami yang akan menjaga alam, karena saat ini ternyata banyak orang pandai, tapi kenapa Aalam malah semakin rusak, ternyata untuk menjaga Alam itu tidak cukup dengan hanya sebuah Kepintaran.

Tersirat pesan mereka, kemananpun bisa terjaga karena semua itu berdasar pada prilaku yang baik kita sendiri ; ajaran kami mah bukan tidak berani mengoreksi orang lain apalagi sampai memprovokasi. Dan tu tidak ada dalam kamusnya, karena ajaran agama itu, bagi kami hanya mengajarkan tentang kebaikan.

Tentunya agama akan selaras dengan adab sopan santun, dan yang akhirnya pasti bermuara dari kita prilaku yang baik, karena jika tidak berprilaku baik itu bukan lagi sebagai ajaran agama.

Dengan dasar adab prilaku yang baiklah yang menyebabkan kami jadi aman, dan sebagai penguatan untuk menjaga alam dan kesehatan.

Mereka juga berpesan agar :

Hutan jangan ditebang, Gunung jangan digali, Danau jangan sampai kering.

Jika ingin Memulai sesuatu harus tertib, harus kulo nuwun, pamitan dan minta izin. Jaga kebersihan agar kita tetap sehat).

Tulisan ini sebagai renungan bagi saya, kami dan kita dalam menjalani aktifitas dan kehidupan di tahun 2022, agar kita dapat memetik pelajaran dan pengalaman berharga di tahun 2021, dan tidak melakukan kepada mereka-mereka yang telah menjaga alam ini dengan mengimplementasikan adab dan adat-istiadat dalam kehidupannya.

Akhir kata saya ucapkan Selamat tahun Baru 2022, semoga di tahun 2022 kita semua mendapat Rahmat & Keberkahan dan bisa bisa menjadi lebih baik dari tahun 202. Aamin YRA.

 

Halaman:123Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda