Sabtu, 11 Juli 2026 WIB
BREAKING
OPINI

Indonesia Tinggal Sebuah Nama Jika ISIS dan Anteknya Berkuasa

Indonesia Tinggal Sebuah Nama Jika ISIS dan Anteknya Berkuasa
Foto: Oleh : Irjen

Oleh : Irjen. Pol. (Purn) Dr. Drs. H. Anton Charliyan, M.P.K.N

 

Jawa Barat, Journalarta.com – Pernahkah kita bayangkan apa yang akan terjadi jika negara kita dikuasai ISIS dan anteknya seperti Hizbur Tahrir, Ihwanul Muslimin, Jamaah Islamiah dan lain-lain yang selalu bermimpi ingin mendirikan negara khilafiah dengan strategi berjubah, menjual semangat Islam untuk mendirikan negara berkedok agama atau di Indonesia lebih populer dengan Negara Islam Indonesia (NII).

Sebagaimana yang pernah terjadi di Suriah dan Afganistan yang kini ramai jadi aksi bersama masyarakat Garut Jawa Barat yang tergabung dalam komunitas ALMAGARI ( Aliansi Masyarakat Garut Anti Radikalisme & Intoleran ) karena mereka menyadari akan bahaya NII.

Inilah yang akan terjadi bila Garut jadi negara NII :

Di suriah, pernah kita lihat di media-media bahwa pasukan ISIS menghancurkan patung-patung, relief dan benda bersejarah lainya, maka tidak akan jauh berbeda bila menguasai Indonesiapun akan berbuat hal yang sama. Untuk itu secara otomatis Candi Borobudur sebagai candi terbesar di dunia, Candi Mendut, Prambanan, Rorojongrang dan lain-lain akan dibumi hanguskan rata dengan tanah karena dianggap sebagai berhala. Kemudian museum pun akan dihancurkan karena dianggap sebagai tempat menyimpan benda yg mengarah pada kemusyrikan.

Tahlil, Maulidan, Rajaban, Sholawatan, Syukuran dan tradisi-tradisi hajatan lainya pasti akan dilarang karena dianggap sebagai Bid’ah yang tidak sesuai dengan sunah Rosul. Demikian juga tempat ziarah para wali, para syech dan para aulia lainya pasti akan dibongkar dan dijadikan kebun karena ziarah kubur dianggap sebagai perbuatan Syirik.

Begitu juga nasib para pemimpin nasionalis yang saat ini termasuk golongan anti radikal dan intoleran akan di cap sebagai kafir. Yang anti Islam langsung akan di eksekusi mati, minimal yang paling ringan masuk penjara dan tidak lupa hartanya pun akan disita sebagai Gonimah.

Tempat-tempat ibadah agama non muslim seperti Pura, Kelenteng ,Gereja dan lain-lain tidak bisa dibayangkan nasibnya akan dijadikan apa, yang pasti dibekukan aktivitasnya dan akan dialih fungsikan sebagai kantor atau gedung pertemuan.

Halaman:123Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda