Sabtu, 11 Juli 2026 WIB
BREAKING
OPINI

Indonesia Tinggal Sebuah Nama Jika ISIS dan Anteknya Berkuasa

Indonesia Tinggal Sebuah Nama Jika ISIS dan Anteknya Berkuasa
Foto: Oleh : Irjen

Sistem keuangan pun yang pasti akan dirubah mengatas namakan sistem Syariah, sehingga tidak akan ada lagi bank umum seperti BRI, BNI, BCA, Mandiri dan lain sebagainya.

Papan nama kantor dan jalan pun selain huruf latin, dibawahnya pasti diwajibkan memakai huruf arab sehingga tidak akan ada lagi yang namanya hurup jawa hanacaraka, Sunda Kaganga, Huruf Bali, Makasar dan lain-lain semuanya tutup buku.

Pakaian resmi sehari-hari pun yang jelas akan lebih banyak menggunakan gamis dan sorban daripada pakaian batik, apalagi pakaian adat dan tidak menutup kemungkinan bisa diharamkan.

Kesenian pun akan berubah total. Irama gambus pasti akan lebih dominan dari pada irama kecapi, suling dan gamelan, bahkan bukan tidak mungkin para penyanyi tidak akan lagi bisa manggung dan merekam lagu karena menjual suara pun termasuk salah satu perbuatan yang diharamkan. Peristiwa yang terjadi seperti saat ini bisa dianggap sebagai suatu kenaifan, tapi betul-betul akan jadi kenyataan bila mereka benar-benar bisa berkuasa di negara kita.

Kemudian seperti Bali sebagai pusat destinasi wisata nasional dan international, NTT sebagai pusat fauna langka dunia, Papua sebagai sumber daya alam terbesar di Indonesia, Kalbar, Manado, Maluku, Propinsi-propinsi yang mayoritas non muslim pasti akan memisahkan diri dari NKRI karena tidak mungkin lagi bergabung dengan negara yang berdasarkan agama yang berbeda Aqidahnya dengan mereka.

Mungkin masih banyak peristiwa tragis yang akan terjadi di indonesia, yang tidak mungkin bisa dipaparkan semua. Yang jelas tidak akan jauh berbeda sebagaimana yang pernah terjadi di Suriah, Afganistan dan lain-lain seperti yang pernah kita saksikan di media-media sosial.

Maka dengan demikian, secara otomatis bila Indonesia dikuasai ISIS dan anteknya, NKRI pasti bubar, hanya tinggal sebuah nama. Dulu pernah ada yang namanya NKRI tapi kini hanya tinggal sebuah kenangan sebagai sejarah di masa lalu.

Itulah sekilas gambaran bila Indonesia dikuasai mereka para pemimpi NII yang sampai saat ini terus berjuang untuk merebut NKRI dengan kedok dan jubah agama yang dibungkus dengan indah untuk mendirikan Negara Islam Indonesia yang kenyataanya sebagaimana yang terjadi di negara-negara lain. Namun kenyataanya yang bermain itu hanya kelompok-kelompok Aponturir yang haus akan jabatan dan kekuasaan.

Halaman:123Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda