Jumat, 10 Juli 2026 WIB
BREAKING
OPINI

Ibu Kota Negara Nusantara Di Kalimantan Timur Yang Dimimpikan

Ibu Kota Negara Nusantara Di Kalimantan Timur Yang Dimimpikan
Foto: Banten, Journalarta.com - Membayangkan Ibu Kota Negara Indonesia pindah ke Provinsi Kalimantan Timur, mungkin kelak bisa jadi penakar dari kemacetan di…

Korupsi yang dilakukan secara berjemaah pun telah menjadi fenomena budaya seperti kelicikan mereka untuk berkelit dari pihak aparat pengintai, bisa diajak kompromi dengan cara berbagi atau seperti bisa hidup enak dan nyaman meski sudah berada di lembaga pemasyarakatan, karena sifatnya bukan lagi ganjaran hukuman.

Di desa saudara saya, Wahyono di Wonosobo ada juga yang namanya bedol desa, karena hampir semua penduduk setempat melakukan pindah ke desa lain dengan cara besar-besaran. Namun saya tak paham apakah kepindahan Ibu Kota Negara Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan Timur itu bisa juga disebut bedol kota.

Lha, bayangkan saja bila sejumlan instansi dan lembaga pemerintah pusat berikut lembaga tinggi negara yang ada disekeliling Taman Monas Jakarta itu nanti diboyong ke Kalimabtan Timur, bisalah segera dibayangkan betapa banyak bangunan gedung itu yang bisa kosong melompong menjadi semacam seperti cagar budaya yang tak pernah pandai untuk dapat dimanfaatkan kegunaannya demi dab untuk kemaslahatan orang banyak.

Bisa saja Jakarta menjadi suwung, kara Mas Wowok asal Solo itu, sehingga arus migrasi atau lebih tepatnya urbanisasi model baru karena ikut tergerus arus perpindahan dengan sangar besar-besaran gelombangnya, meski tetap saja tak mengurangi kepengapan kota Jakarta dan sekitarnya yang terlancur disukai oleh banyak orang pendatang, hingga menenggelamkan masyarakat setempat.

Kayaknya begitu juga kelak IKN Nusantara di Kalimantan Timur itu nanti, akan menenggelamkan identitas budaya mayarakat setempat menjadi tak berkutik. Semua ikut jadi masyarakat posmo-politan yang membentuk budaya lnta sendiri entah seoerti apa adanya nanti. Apalagi kepindahan IKN itu nanti, harus diikuti juga oleh RRI dan TVRI serta Indosat hingga kantor Berita Antara dan PWI Pusat.

Boleh jadi dari suasana yang sekonyong-konyong suwung itu, bisa menjadi peluang yang lebih menguntungkan bagi pengurus LSM atau Ormas memperoleh nilai sewa dari sejumlah gedung pemerintah yang ditinggal itu nanti dengan nilai sewa yang lebih murah dibanding gedung lain yang bernilai selangit tarif dari kontraknya itu.

Halaman:1234Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda