“Kalau memang mau ditertibkan, pemerintah harus melibatkan semua pihak bila perlu Presiden memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI untuk memberantas praktik judi di Bangka sehingga wilayah tersebut bisa clear dari praktik judi yang sudah meresahkan masyarakat itu,” katanya.
“Disini perlu penanganan serius pemerintah. Karena kalau ini dibongkar, kami menduga banyak oknum yang terlibat dan banyak pula yang dapurnya terancam,” imbuhnya.
Dia juga mengingatkan agar negara tidak boleh kalah dengan bandar-bandar besar judi. Menurutnya, munculnya lokasi judi di Kabupaten Bangka saat ini sudah tak terkendali, bahkan masyarakat awam mengira bahwa judi di kawasan tersebut sudah dilegalkan, seperti Singapore ataupun Malaysia.
“Sekali lagi, kita tantang pemerintah untuk benahi ini, mau ditertibkan atau generasi-generasi kita di sana nantinya dibiarkan hancur,” tegas Evan.
Lebih lanjut, Evan pun mendesak agar pemerintah tidak boleh diam dalam menyikapi persoalan tersebut. Untuk itu, Polri maupun TNI harus bersatu padu memberantas praktik judi sehingga kawasan tersebut terbebas dari tempat perjudian.
“Bahkan jika ada anggotanya yang ikut membekingi, jangan segan-segan untuk memberikan sanksi tegas,” tandas aktivis senior ini.
Terkait hal tersebut dan demi keberimbangan berita, awak media masih mengupayakan konfirmasi ke Komandan Kompi (Danki) Senapan B Sungailiat Bangka.
Selain itu, pihak-pihak lainnya seperti Polres Bangka, Satpol PP Bangka dan PTSP Bangka juga masih dalam upaya konfirmasi terkait keberadaan lokasi gelper tersebut hingga berita ini ditayangkan.(*)