“Dan pada ayat (2) disebutkan keikutsertaan warga negara dalam upaya bela negara dimaksud Ayat (1) diselenggarakan melalui pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran secara wajib, pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela atau wajib, dan pengabdian sesuai dengan profesi,” terang Amir.
Strategi pertahanan negara Republik Indonesia, yang menjamin tetap tegaknya NKRI sekaligus merespon tantangan pertahanan negara ke depan, adalah penerapan sistem pertahanan Semesta dalam wujud strategi pertahanan berlapis yang memadukan lapis Pertahanan militer dengan lapis pertahanan nirmiliter.
Strategi Pertahanan berlapis yang memadukan lapis pertahanan militer dan lapis pertahanan nirmiliter merupakan manifestasi dari keikutsertaan seluruh warga negara Indonesia dalam upaya pertahanan negara dengan mendayagunakan segenap sumber daya nasional secara maksimal.
Hal yang mendasar dari pertahanan negara yang bersifat semesta adalah perlunya kesadaran bela negara dari seluruh warga negara dari semua lapisan masyarakat Indonesia.
“Sikap bela negara itu sendiri merupakan kekuatan Negara Indonesia bagi proses pembangunan nasional menuju tujuan nasional dan merupakan kondisi yang harus diwujudkan agar proses pencapaian tujuan nasional tersebut dapat berjalan dengan sukses,” tegas Amir.
Oleh karena itu, diperlukan suatu konsepsi ketahanan nasional yang sesuai dengan karakteristik bangsa Indonesia. Dengan adanya kesadaran akan bela negara, kita harus dapat memiliki sikap dan prilaku yang sesuai kejuangan, cinta tanah air serta rela berkorban bagi nusa dan bangsa.
Usai memberikan penjelasan singkat, Amir pun. menyampaikan pesan terakhirnya bahwa para generasi diingatkan agar selalu dapat meningkatkan rasa cinta tanah air dan kesadaran dalam bela negara.
Menanggapi penjelasan tersebut, Rikky pun memberikan apresiasi positif terhadap Danyon Kogaphan FKBN Bangka Belitung. Bahkan Rikky menyatakan jika pihaknya (KBO Babel) senantiasa siap bersinergi dalam upaya menumbuhkan dan membangun karakter masyarakat Indonesia termasuk para generasi yang cinta tanah air serta memiliki jiwa bela negara.
Usai menutupi dialog siang itu, rombongan Danyon Kogaphan FKBN Bangka Belitung pun menyempatkan diri pose bersama Penanggung Jawab KBO Babel, Rikky Fermana termasuk dua orang aktifis asal.LSM TOPAN-RI M Zen Adebi dan Anca kebetulan saat itu hadir di ruang studio KBO Babel. (Ryan KBO Babel)
