Rabu, 19 Agustus 2026 WIB
BREAKING
ADVERTORIAL

Jaksa Agung Ingatkan Insan Adhyaksa Jaga Pencapain Kejaksaan : “Jangan Kalian Nodai”

Jaksa Agung Ingatkan Insan Adhyaksa Jaga Pencapain Kejaksaan
Jaksa Agung Ingatkan Insan Adhyaksa Jaga Pencapain Kejaksaan

JAKARTA, JOURNALARTA.Com – Sebagai lembaga penegak hukum paling dipercaya publik, Jaksa Agung ST. Burhanuddin mengingatkan para calon Adhyaksa untuk tidak menodai pencapaian Kejaksaan dan menghindari segala bentuk penyimpangan atau kesalahan dalam bertugas. Hal itu ditegaskannya saat memberikan materi ceramah dengan tema ‘JAKSA PRIMA’ kepada siswa Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXXI Gelombang I Tahun 2024 di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Republik Indonesia, Jakarta, Senin, (9/9/2024).

Jaksa Agung ST. Burhanuddin tidak akan memberi toleransi dan akan menindak tegas apabila menodai pencapain tersebut.

“Jangan kalian nodai pencapaian itu dengan segala bentuk penyimpangan atau kesalahan dalam bertugas. Tak akan saya toleransi dan akan saya tindak tegas!,” ujarnya.

Burhanuddin mengungkapkan, selama 5 tahun belakangan, seluruh Insan Adhyaksa sudah berupaya menempatkan Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum paling dipercaya publik. Pada survei terakhir, Kejaksaan menempati posisi pertama dengan nilai 74,7%

Ia menjelaskan, seorang jaksa minimal harus memiliki karakter Profesional, Responsif, Integritas, Bermoral, dan Andal dengan dilandasi Tri Krama Adhyaksa.

“Karakter profesional ditunjukan seorang jaksa dengan sikap yang memiliki kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan dengan baik, yang dilandasi dengan tingkat pengetahuan analisis yuridis yang terstruktur dan memadai dalam melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan bidangnya,” jelasnya.

“Sementara responsif adalah karakter yang ditandai dengan tingkat sense of crisis yang tinggi dan nurani yang baik di dalam diri setiap Adhyaksa, hal ini erat kaitannya kapan mengambil sikap dan sikap apa yang tepat untuk diambil,” imbuhnya.

Jaksa Agung menambahkan, karakter integritas adalah perilaku konsisten dengan prinsip etika dan moral yang mengandung nilai-nilai kejujuran dan penuh tanggung jawab atas amanah yang diberikan kepadanya.

Menurutnya, seorang jaksa dituntut memiliki karakter bermoral yakni senantiasa melakukan tindakan terpuji, dan segala hal yang memberikan manfaat kepada masyarakat, bangsa dan institusi. moralitas jaksa itu harus konsisten dan logis dalam setiap tindak tanduk ataupun tingkah lakunya.

Terakhir, karakter jaksa adalah andal yang memiliki arti dapat dipercaya, dipercaya oleh masyarakat dalam pelaksanaan tugas dan kewenangan penegakan hukum serta pemenuhan keadilan.

Halaman:12Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda