Dalam pelaksanaan E-Monev ini, KI Babel tidak hanya mengandalkan kuesioner. Mereka juga melakukan diskusi langsung dengan pejabat terkait untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai praktik keterbukaan informasi di masing-masing instansi.
Ini menjadi penting, mengingat tantangan yang dihadapi dalam menyampaikan informasi publik dengan cara yang efektif dan efisien.
Kegiatan visitasi ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua KI Babel, Rikky Fermana serta sejumlah koordinator dari berbagai bidang seperti Penyelesaian Sengketa Informasi dan Advokasi.
Kehadiran tim ini menunjukkan keseriusan KI Babel dalam meningkatkan kualitas layanan informasi publik di wilayah Kepulauan Babel.
Ita Rosita kembali menegaskan komitmen KI Babel untuk terus mendorong Badan Publik di wilayah ini agar lebih proaktif dalam memberikan informasi kepada masyarakat.
“Kami berharap melalui visitasi ini, Pemkab Belitung dan instansi lainnya dapat berbenah dan meningkatkan keterbukaan informasi demi mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” pungkasnya.
Dengan langkah ini, diharapkan Pemkab Belitung bisa lebih memahami pentingnya keterbukaan informasi publik dan bagaimana hal tersebut berkontribusi pada kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Kegiatan E-Monev diharapkan tidak hanya menjadi evaluasi, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam hal informasi yang jelas dan akurat. (Sumber: KI Babel, Editor : KBO Babel).
