Kamis, 9 Juli 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Pembiaran Aset Negara: RSUP Dr. Ir. Soekarno Babel Disorot Akibat Fasilitas Rusak

Pembiaran Aset Negara
Foto: BANGKA, JOURNALARTA.COM – Fasilitas publik yang dibangun dengan dana rakyat kembali mencuat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

“Ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal tanggung jawab dan transparansi pengelolaan dana publik. Bagaimana mungkin fasilitas yang jelas terlihat rusak dan kumuh dibiarkan begitu saja? Apakah tidak malu dengan tamu dan pengunjung yang melihat kondisi ini?” tegas Zen.

Tuntutan dan Langkah Hukum

Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, Zen berencana melaporkan masalah ini kepada Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Babel. Ia berharap ada tindakan tegas terhadap pihak manajemen RSUP Dr. Ir. Soekarno yang dinilai lalai dalam menjaga aset negara.

“Kami akan meminta bukti laporan kerusakan dan penjelasan mengapa pos jaga tersebut tidak lagi digunakan. Sebagai warga negara, kami memiliki hak untuk menuntut pertanggungjawaban atas penggunaan dana publik. Ini bukan sekadar kritik, tetapi langkah nyata untuk memastikan pengelolaan aset negara dilakukan sesuai aturan,” ujar Zen dengan nada tegas.

Lebih lanjut, Zen juga mengingatkan bahwa pengabaian ini dapat berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan fasilitas kesehatan di Babel.

“Jika fasilitas dasar saja tidak dirawat, bagaimana masyarakat bisa percaya bahwa rumah sakit ini mampu memberikan layanan kesehatan yang berkualitas?” tanyanya.

Wajah Kumuh yang Menggugah Keprihatinan

Tidak hanya menjadi beban bagi warga yang peduli, kondisi ini juga mencoreng citra rumah sakit sebagai fasilitas kesehatan utama di Babel.

Pos jaga yang rusak, kotor, dan tidak difungsikan memunculkan kesan kumuh sejak awal pengunjung memasuki area rumah sakit. Padahal, rumah sakit seharusnya menjadi tempat yang memberikan rasa aman dan nyaman, baik bagi pasien maupun pengunjung.

Zen berharap ada perubahan nyata dalam waktu dekat. “Fasilitas ini dibangun dengan uang rakyat. Sudah menjadi tanggung jawab pihak manajemen rumah sakit untuk merawatnya. Jika tidak, tindakan hukum dan pengawasan lebih ketat harus dilakukan,” pungkasnya. (KBO Babel)

 

Baca berita kami yang lainnya di Google News dan Halaman Utama

Halaman:12Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda