Jumat, 10 Juli 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

22 Target Strategis Budi RRI untuk Bangun Pangkalpinang Tanpa Beban APBD

22 Target Strategis Budi RRI untuk Bangun Pangkalpinang Tanpa Beban APBD
Foto: PANGKALPINANG, JOURNALARTA.COM – Achmad Dedy Karnadi atau yang akrab disapa Budi RRI berkomitmen untuk membangun Kota Pangkalpinang dengan pendekatan yang…

PANGKALPINANG, JOURNALARTA.COM – Achmad Dedy Karnadi atau yang akrab disapa Budi RRI berkomitmen untuk membangun Kota Pangkalpinang dengan pendekatan yang tidak bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Melalui jejaring bisnis dan pengalamannya di dunia investasi, Budi berencana membuka peluang besar bagi investor untuk berkontribusi dalam berbagai sektor di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Dalam pertemuannya dengan Rikky Fermana, penanggung jawab KBO Babel, dan sejumlah wartawan Jejaring media ini di Kantor KBO Babel pada Selasa (7/1/2025, Budi memaparkan 22 target pembangunan strategis yang menjadi fokus utamanya jika terpilih menjadi Wali Kota Pangkalpinang pada Pilkada ulang yang akan digelar 27 Agustus 2025 mendatang.

Ia menegaskan pentingnya memperluas sektor investasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kota tanpa membebani APBD.

“Kita akan memperbanyak investasi datang ke Pangkalpinang dan tidak bergantung pada APBD,” ujar pria kelahiran 1979 yang juga merupakan pengurus Alumni IKA Bandung.

 

Investasi di Berbagai Sektor

Budi mengungkapkan rencananya untuk memperkuat sektor jasa, teknologi, pariwisata, hiburan, pelabuhan, dan pergudangan. Bahkan, ia berencana membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di sektor-sektor tersebut untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Salah satu prioritasnya adalah meningkatkan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Pangkalpinang yang saat ini dinilai kurang memadai. Skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) disebut sebagai salah satu cara untuk menyediakan dan membiayai infrastruktur publik ini.

“Peningkatan pelayanan PJU Kota Pangkalpinang melalui KPBU bisa dilakukan. Ini adalah salah satu contoh bagaimana investasi dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” jelas Budi.

Selain itu, Budi juga menyoroti pentingnya revitalisasi dan naturalisasi Sungai Rangkui, serta pembangunan waduk penanggulangan banjir sebagai upaya menciptakan kenyamanan bagi warga kota.

 

Melanjutkan Water Front City dan Revitalisasi Pelabuhan

Budi bertekad melanjutkan rencana pembangunan Water Front City (WFC) yang sempat digagas almarhum Wali Kota Zulkarnain Karim. Proyek ini dinilainya sangat potensial jika terintegrasi dengan pelabuhan baru yang akan dibangun.

“Rencana Water Front City yang dulu pernah dicanangkan Pak Zul akan kita lanjutkan. Beberapa investor yang saya hubungi sudah menyatakan siap terlibat,” ungkap Budi.

Halaman:123Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda