PANGKALPINANG, JOURNALARTA.COM – Upaya Forum Bangka Belitung Menggugat (BBM) dalam memperjuangkan hak masyarakat Bangka Belitung untuk mengelola aset hasil rampasan dari kasus korupsi tata kelola timah mendapat dukungan dari anggota komisi 7 DPR RI, Hj. Chusnunia Chalim, S.H., M.Si., M.Kn., Ph.D., Senin (3/1/2025).
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan pentingnya aspirasi Forum BBM agar kekayaan alam Babel bisa kembali bermanfaat bagi masyarakat. Pernyataan itu disampaikan Hj. Chusnunia dalam acara Ngopi (Ngobrol Inspirasi) bersama perwakilan Forum BBM di Warkop Akew, Kota Pangkalpinang, Senin (3/2/2025).
Dalam diskusi santai tersebut, mantan Wakil Gubernur Lampung itu memberikan saran strategis agar perjuangan Forum BBM mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat. Menurutnya, agar upaya ini terealisasi, Forum BBM harus menyampaikan aspirasi mereka ke Komisi 3 dan Komisi 12 DPR RI.
Kedua komisi ini memiliki peran dalam pengelolaan keuangan negara dan kebijakan hukum, sehingga mereka dapat meneruskan usulan tersebut kepada Kementerian Keuangan atau Bappenas.
Mekanisme Pengelolaan Aset Rampasan
Hj. Chusnunia menjelaskan bahwa aset rampasan dari kasus korupsi timah saat ini sedang dalam proses hukum oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
Jika aset tersebut telah dilelang, maka hasilnya akan masuk ke kas negara melalui Menteri Keuangan.
Namun, ia juga mengungkapkan bahwa jika penanganan kasus dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mekanismenya bisa berbeda.
KPK memiliki kewenangan untuk menyalurkan aset rampasan langsung ke daerah yang terdampak atau ke lembaga yang ditunjuk.
“Kalau penanganannya oleh Kejagung, maka hasil rampasan akan diserahkan ke Menteri Keuangan. Namun, jika oleh KPK, aset bisa langsung diberikan kepada pihak yang membutuhkan. Maka dari itu, Forum BBM perlu memperjuangkan ini melalui jalur yang tepat,” ujarnya.
Dukungan dari PDI Perjuangan Bisa Jadi Kunci
Dalam diskusi tersebut, Hj. Chusnunia juga menekankan bahwa perjuangan Forum BBM akan lebih mudah jika mendapat dukungan penuh dari PDI Perjuangan.
Ia menyebutkan nama Rudianto Tjen, anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Bangka Belitung, yang juga anggota Badan Anggaran DPR RI.
