Warga Palestina di Gaza merayakan Eid al-Adha di tengah reruntuhan dan kehancuran akibat serangan Israel yang terus berlanjut.
Meski kondisi sulit, banyak keluarga tetap melaksanakan salat Eid dengan harapan dan doa untuk perdamaian.
Serangan udara Israel menghancurkan rumah dan infrastruktur, membuat perayaan ini terasa lebih berat bagi masyarakat setempat.
Ribuan orang berkumpul di masjid-masjid yang tersisa, mengenang keadaan sebelumnya yang lebih damai.
Pemerintah setempat menyatakan bahwa lebih dari seribu warga sipil telah menjadi korban dalam serangan ini.
Hari raya yang seharusnya penuh sukacita ini berganti dengan kesedihan dan kehilangan bagi banyak keluarga di Gaza.
Beberapa anak yang kehilangan anggota keluarga terlihat berdoa dan berharap untuk masa depan yang lebih baik.
Organisasi kemanusiaan menyerukan bantuan mendesak untuk mendukung warga yang terdampak krisis ini.
Sejumlah lembaga internasional juga mengutuk serangan yang menargetkan warga sipil selama perayaan keagamaan ini.
Meski dalam keadaan terpuruk, semangat masyarakat Gaza untuk merayakan tetap ada, meski dengan rasa duka yang mendalam.