Jumat, 10 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Alwi Farhan Kalahkan Shi Yu Qi, Raih Kemenangan Terbesar Kariernya

Alwi Farhan merayakan kemenangan atas Shi Yu Qi di Singapura Terbuka 2026
Alwi Farhan merayakan kemenangan atas Shi Yu Qi di Singapura Terbuka 2026. (Ilustrasi: AI)

Peluang pertemuan pada babak kedua Denmark Terbuka 2025 juga tidak terwujud karena Alwi kalah pada babak pertama. Sementara itu, kesempatan berhadapan di Perancis Terbuka 2025 gagal terjadi karena Shi mengundurkan diri dari turnamen.

Maka, ketika akhirnya berhadapan di Singapura, Alwi memanfaatkan momen itu dengan maksimal. Ia menunjukkan perkembangan mental yang matang, terutama dalam mengelola tekanan saat unggul maupun tertinggal.

Strategi Mental dan Pembelajaran dari Lawan

Salah satu kunci kemenangan Alwi adalah pengelolaan mental yang lebih baik dibanding pertandingan-pertandingan sebelumnya. Meski memenangkan gim pertama 21-16, ia kehilangan gim kedua 19-21 setelah Shi melakukan comeback impresif.

Pada awal gim ketiga, Alwi sempat tertinggal jauh 1-7, namun Shi kemudian menyamakan posisi pada 9-9, 11-11, dan 12-12. Di sinilah kematangan mental Alwi teruji.

“Saat unggul, saya tahu Shi Yu Qi akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengejar. Selain itu, belajar dari pengalaman lain, ketika saya terlalu ingin menang malah membuat blunder. Jadi, ketika lepas gim kedua, saya coba lebih tenang, balikin fokusnya karena pertandingan belum selesai,” jelas Alwi.

Dari pertandingan ini, Alwi juga mengakui belajar banyak tentang cara Shi menjaga fokus dalam kondisi apa pun. Atlet berusia 30 tahun itu mampu bangkit dari ketertinggalan dengan cepat, seperti yang ditunjukkan pada gim kedua dan awal gim ketiga.

Sebelum bertemu Shi, Alwi sudah memiliki pengalaman menghadapi tunggal putra papan atas dunia lainnya—Kunlavut Vitidsarn, Chou Tien Chen, Jonatan Christie, Li Shi Feng, Anders Antonsen, dan Viktor Axelsen—meski lebih sering kalah. Pengalaman-pengalaman itu menjadi modal penting dalam menghadapi Shi.

Perjalanan Indonesia di Singapura Terbuka 2026

Selain Alwi, Indonesia masih memiliki satu wakil lain di perempat final: pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Mereka lolos setelah mengalahkan Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard dari Denmark dengan skor 21-13, 21-12.

Kemenangan Fajar/Fikri lebih meyakinkan dibanding babak pertama yang mereka lalui dalam tiga gim. Pada perempat final, mereka akan menghadapi lawan berat: Goh Sze Fei/Nur Izuddin dari Malaysia.

Halaman:123Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda