Jumat, 10 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Alwi Farhan Kalahkan Shi Yu Qi, Raih Kemenangan Terbesar Kariernya

Alwi Farhan merayakan kemenangan atas Shi Yu Qi di Singapura Terbuka 2026
Alwi Farhan merayakan kemenangan atas Shi Yu Qi di Singapura Terbuka 2026. (Ilustrasi: AI)

“Saya sudah sering bertemu Goh/Nur, baik saat pasangan Rian atau dengan Fikri. Mereka pemain yang berpengalaman dan tidak banyak melakukan kesalahan sendiri. Kami akan mempelajari lagi setiap permainan mereka bersama pelatih dan video analis,” ujar Fajar.

Sementara itu, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani harus mengakhiri perjalanan mereka setelah kalah dari Kang Khai Xing/Aaron Tai dari Malaysia dengan skor 19-21, 17-21.

Sabar mengakui lawan mereka sudah jauh lebih matang dan percaya diri dibanding pertemuan sebelumnya. “Mungkin karena sudah sering main di level atas. Mereka adalah salah satu pasangan yang harus diwaspadai karena dua-duanya punya pukulan yang bagus. Selain itu, kami pun banyak melakukan kesalahan sehingga momentum permainan berbalik ke mereka,” jelasnya.

Tantangan Berikutnya dan Implikasi bagi Tim Indonesia

Kemenangan Alwi atas Shi Yu Qi memberikan sinyal positif bagi perkembangan tunggal putra Indonesia menjelang Indonesia Terbuka 2026 yang akan berlangsung 2-7 Juni mendatang. Namun, tantangan tidak berhenti di sini.

Alwi akan berhadapan dengan Kodai Naraoka pada perempat final—pemain Jepang yang justru mengalahkannya di Kejuaraan Asia bulan lalu. Ini akan menjadi ujian apakah momentum kemenangan atas Shi bisa dipertahankan atau justru menjadi beban baru.

Dari perspektif tim nasional, kemenangan ini juga penting secara psikologis. Setelah kegagalan di Piala Thomas yang menimbulkan kritik publik, prestasi Alwi menunjukkan bahwa atlet-atlet muda Indonesia memiliki potensi besar jika mereka mampu mengelola tekanan mental dengan baik.

Bagi Alwi sendiri, pertandingan ini menjadi bukti bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Dengan bimbingan pelatih dan dukungan tim, ia berhasil bangkit dari keterpurukan dan mencatatkan kemenangan yang akan dikenang sepanjang kariernya.

“Saya tidak ingin terlena karena masih ada laga lain yang tak kalah penting,” kata Alwi, menunjukkan kematangan sikap yang sebelumnya sempat diragukan publik. Pernyataan ini merefleksikan transformasi mental seorang atlet yang belajar dari pengalaman pahit dan kini siap menghadapi tantangan lebih besar.

Halaman:123Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda