Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Terbongkar! Gas Bawah Tanah Picu 39 Kebakaran Misterius di Sleman

Tim geolog UPN melakukan investigasi sumber gas bawah tanah di Sleman Yogyakarta
Tim geolog UPN melakukan investigasi sumber gas bawah tanah di Sleman Yogyakarta. (Ilustrasi: AI)

Fenomena kebakaran misterius yang menghebohkan warga Padukuhan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, akhirnya menemukan penjelasan ilmiah. Setelah mengalami kebakaran berulang hingga 39 kali dalam waktu kurang dari seminggu, tim geolog dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta berhasil mengidentifikasi sumber masalah: keberadaan gas bawah tanah yang keluar dari retakan permukaan.

Temuan ini tidak hanya mengakhiri spekulasi dan berbagai teori yang beredar di masyarakat, tetapi juga memberikan dasar ilmiah untuk langkah mitigasi. Kejadian langka ini menjadi perhatian nasional setelah menimbulkan kerugian material dan trauma mendalam bagi keluarga pemilik rumah yang harus menyaksikan properti mereka terbakar berulang kali meski telah dipadamkan.

Latar Belakang Fenomena Kebakaran Berulang

Kejadian bermula pada akhir Mei 2026, ketika sebuah rumah tinggal di Padukuhan Margomulyo mengalami kebakaran pertama. Yang mengejutkan, api terus muncul kembali di lokasi yang sama dan area sekitarnya meskipun telah dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dan warga. Dalam rentang enam hari, tercatat 39 insiden kebakaran terpisah di properti yang sama.

Pola kebakaran yang tidak biasa ini memicu berbagai spekulasi. Sebagian warga menduga adanya faktor supernatural, sementara yang lain mencurigai adanya unsur kesengajaan. Namun pola kemunculan api yang acak dan spontan, sering kali di area terbuka tanpa sumber penyulut yang jelas, mendorong pihak berwenang untuk melibatkan ahli geologi.

Polda DIY dan Polresta Sleman segera membentuk tim investigasi. Penjabat (PLH) Kapolresta Sleman melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan penanganan yang komprehensif. Keputusan untuk melibatkan akademisi dari UPN Veteran Yogyakarta terbukti menjadi langkah krusial dalam mengungkap misteri ini.

Temuan Ilmiah: Gas Bawah Tanah sebagai Penyebab

Tim geolog UPN Veteran Yogyakarta yang dipimpin oleh para ahli geologi lingkungan melakukan serangkaian pengujian lapangan menggunakan peralatan deteksi gas dan analisis struktur tanah. Mereka menemukan adanya emisi gas dari celah-celah di permukaan tanah di sekitar rumah yang terbakar.

Gas yang terdeteksi diduga berasal dari lapisan bawah permukaan yang mengalami tekanan akibat aktivitas geologis alami. Meskipun wilayah Sleman bukan zona vulkanik aktif seperti lereng Gunung Merapi, struktur geologis daerah ini memiliki rekahan dan sesar minor yang dapat menjadi jalur migrasi gas dari kedalaman.

Halaman:123Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda