Fabio di Giannantonio melengkapi podium di posisi ketiga dengan mengendarai Ducati milik tim Pertamina Enduro VR46. Pembalap Italia ini finis 3,287 detik di belakang Fernandez, mempertahankan posisinya dari kejaran Marco Bezzecchi yang finis keempat. Hasil ini menjadi podium kedua berturut-turut bagi di Giannantonio dalam Sprint Race musim ini.
Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing finis di posisi keempat dengan jarak 4,481 detik, sementara Marc Marquez dari Ducati Lenovo Team harus puas dengan posisi kelima setelah tertinggal 9,055 detik. Hasil ini mengecewakan bagi Marquez yang sebelumnya tampil kompetitif dalam sesi kualifikasi.
Kejutan dan Kekecewaan di Grid
Sprint Race ini juga diwarnai beberapa kejutan dan kekecewaan. Pecco Bagnaia, pembalap Ducati Lenovo Team dan juara dunia bertahan, hanya mampu finis di posisi ketujuh dengan jarak 10,983 detik dari pemenang. Hasil ini jauh dari ekspektasi tim pabrikan Ducati yang menargetkan podium di kandang sendiri Italia.
Tiga pembalap gagal menyelesaikan balapan: Joan Mir dari Honda HRC Castrol, Enea Bastianini dari Red Bull KTM Tech 3, dan Franco Morbidelli dari Pertamina Enduro VR46. Ketiga pembalap ini mengalami masalah teknis dan insiden yang memaksa mereka untuk DNF (Did Not Finish). Kegagalan Bastianini terutama menjadi pukulan bagi tim KTM yang sedang berjuang meningkatkan performa motor mereka.
Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing finis di posisi kesembilan, sementara rekan setimnya Brad Binder di posisi ke-11. Hasil ini menunjukkan KTM masih menghadapi tantangan kompetitif di tengah dominasi Ducati dan Aprilia dalam beberapa seri terakhir.
Implikasi Terhadap Klasemen Kejuaraan
Kemenangan Fernandez dalam Sprint Race memberikan 12 poin yang signifikan untuk klasemen kejuaraan. Meskipun belum mengubah posisi teratas klasemen yang masih dikuasai pembalap-pembalap papan atas, hasil ini menempatkan Fernandez dalam zona kompetitif untuk persaingan posisi lima besar di akhir musim.
Jorge Martin yang finis kedua mengumpulkan 9 poin, menjaga jarak dengan para rival dalam persaingan gelar juara dunia. Sementara Fabio di Giannantonio meraih 7 poin dari posisi ketiga, terus menunjukkan konsistensi yang menjadi kunci dalam akumulasi poin sepanjang musim.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.