Senin, 20 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Kenali Modus Penipuan Daring dan Cara Menghadapinya

Ilustrasi seseorang menggunakan laptop atau smartphone dengan elemen peringatan keamanan siber dan penipuan daring
Ilustrasi seseorang menggunakan laptop atau smartphone dengan elemen peringatan keamanan siber dan penipuan daring. (Ilustrasi: AI)
JAKARTA, JOURNALARTA COM – Penipuan daring (online scam) adalah segala bentuk tindak kecurangan di dunia digital digital yang bertujuan untuk mencuri data pribadi, informasi keuangan, atau merugikan korban secara finansial demi keuntungan pelaku. Menurut data Pusiknas Bareskrim Polri, ribuan kasus dilaporkan setiap bulan dengan modus yang semakin canggih dan terstruktur.

Berikut adalah rangkuman komprehensif mengenai modus terpopuler, langkah pencegahan, serta panduan penanganannya di Indonesia.

Modus Penipuan Daring Populer

Kejahatan siber saat ini berkembang sangat cepat menggunakan manipulasi psikologis (social engineering):
Love Scam & Pig Butchering: Pelaku membangun hubungan asmara palsu secara digital, lalu menjebak korban untuk menyetor uang ke situs investasi kripto bodong yang sistemnya telah dimanipulasi.
Investasi Bodong: Penawaran investasi properti, saham, atau aset digital palsu lewat grup Telegram/WhatsApp dengan iming-iming keuntungan besar tak masuk akal.
Tautan Malware (Phishing): Pengiriman file atau tautan palsu (seperti modus undangan pernikahan APK atau kurir paket) untuk meretas m-banking korban.
Kedok Hadiah & Bansos: Pesan yang menyatakan korban menang undian besar atau mendapat bantuan sosial, namun diwajibkan membayar biaya administrasi terlebih dahulu.
Judi Online: Pemerintah secara tegas mengategorikan praktik judi online sebagai salah satu bentuk penipuan daring karena sistemnya dirancang untuk memanipulasi korban.

Cara Menghindari Penipuan Daring

Gunakan prinsip kehati-hatian digital dengan langkah praktis berikut:
Abaikan Tekanan: Jangan terburu-buru bertindak jika ada pesan yang memaksa Anda mengirim uang atau mengklik tautan segera.
Rahasiakan Data Sensitif: Jangan pernah membagikan kode OTP, PIN, nama ibu kandung, atau kata sandi kepada siapa pun.
Verifikasi Kontak: Periksa akun resmi instansi atau perusahaan, dan hindari bertransaksi dengan pihak yang menggunakan tata bahasa tidak profesional.
Gunakan Aplikasi Pelacak: Pasang aplikasi pendeteksi nomor telepon tidak dikenal untuk melihat ulasan atau laporan dari pengguna lain terkait nomor tersebut.

Langkah Hukum Jika Menjadi Korban
Jika Anda atau orang terdekat telanjur mentransfer uang atau membagikan data ke pelaku penipuan, segera lakukan langkah darurat ini :
Hubungi Pihak Bank: Laporkan kronologi penipuan ke bank Anda agar mereka dapat segera membekukan rekening penipu secara darurat.
Laporkan Rekening Pelaku: Daftarkan nomor rekening penipu ke situs Cek Rekening milik Kementerian Komunikasi dan Digital agar tidak memakan korban lain.
Buat Laporan Polisi: Datangi kantor polisi terdekat untuk menerbitkan Laporan Polisi (LP) dan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) guna keperluan hukum.
Adukan ke Lembaga Terkait: Anda dapat melaporkan bukti penipuan melalui platform resmi pemerintah seperti LAPOR!.(*)

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda