Selasa, 21 Juli 2026 WIB
BREAKING
HIBURAN

Peabo Bryson Meninggal 73 Tahun, Suara A Whole New World

Penyanyi legendaris Peabo Bryson yang dikenal lewat lagu A Whole New World dan Beauty and The Beast
Foto: Kingkongphoto & www.celebrity-photos.com from Laurel Maryland, USA / Wikimedia Commons (CC BY-SA 2.0)

Signifikansi Musik: Suara yang Melampaui Era

Apa yang membuat Peabo Bryson berbeda dari penyanyi pop lainnya adalah kualitas vokalnya yang matang namun tidak berlebihan. Dalam era di mana banyak penyanyi R&B berlomba menampilkan teknik vokal kompleks dan melisma agresif, Bryson memilih pendekatan yang lebih terkendali dan emosional. Suaranya tidak meneriakkan cinta—ia membisikkannya dengan keyakinan, sebuah gaya yang sempurna untuk narasi Disney yang romantis namun family-friendly.

Musikolog sering menyebut Bryson sebagai penghubung antara tradisi soul klasik era 1970-an dengan pop kontemporer era 1990-an. Ia membawa kehangatan Marvin Gaye dan kelembutan Luther Vandross ke dalam format yang lebih mainstream dan dapat diakses oleh audiens global. Tidak mengherankan jika Disney memilihnya—suaranya universal, tidak terikat pada satu demografi atau pasar tertentu.

Dampak kulturalnya juga signifikan. “A Whole New World” menjadi lagu pertama dari film animasi yang mencapai posisi nomor satu di Billboard Hot 100 sejak 1993. Lagu ini mengubah persepsi industri terhadap soundtrack animasi, membuktikan bahwa musik dari film kartun bisa menjadi hit mainstream. Kesuksesan ini membuka jalan bagi era keemasan musik Disney di era Lion King, Pocahontas, dan Mulan—semua mengusung strategi yang sama: melibatkan penyanyi pop ternama untuk versi end-credit dari lagu tema film.

Riwayat Kesehatan dan Perjuangan Terakhir

Meski informasi detail tentang penyebab kematian Bryson belum dirilis secara resmi oleh keluarga, publik mengetahui bahwa penyanyi ini memiliki riwayat kesehatan yang menantang dalam dekade terakhir hidupnya. Pada April 2019, Bryson mengalami serangan jantung ringan di rumahnya dan harus dirawat di rumah sakit selama beberapa waktu. Insiden ini membuatnya membatalkan sejumlah jadwal konser dan mengurangi aktivitas panggung yang sebelumnya masih rutin ia jalani.

Pasca-serangan jantung, Bryson sempat kembali tampil di beberapa acara terbatas, tetapi kondisi kesehatannya menjadi perhatian penggemar dan rekan sejawat. Dalam beberapa wawancara, ia mengakui bahwa usianya yang semakin lanjut dan kondisi fisik membuatnya lebih selektif dalam memilih penampilan. Namun, cinta pada musik tetap membuatnya terus terhubung dengan penggemar melalui rekaman dan kolaborasi studio.

Halaman:123Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda