Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Pemkot Pangkalpinang Apresiasi Kepedulian Sesama Oleh Masyarakat

Pemkot Pangkalpinang Apresiasi Kepedulian Sesama Oleh Masyarakat
Pemkot Pangkalpinang apresiasi kepedulian sesama masyarakat melalui program posyandu, edukasi kesehatan, dan pemberdayaan keluarga melibatkan partisipasi aktif warga. Foto: Wikimedia Commons

Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga di Tingkat RT/RW

Struktur pemberdayaan Pemkot Pangkalpinang juga melibatkan Timm Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) yang bekerja di tingkat grass-root. PKK di level RT/RW mengelola dasawisma (kelompok sepuluh keluarga) untuk memperkuat jaringan sosial dan pendataan masyarakat.

Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang, Monica Haprinda, menjelaskan bahwa struktur dasawisma membantu identifikasi kebutuhan khusus di masyarakat, seperti ibu hamil, ibu melahirkan, dan bayi yang membutuhkan perhatian khusus. Target pembentukan sekitar 200 dasawisma di seluruh kota menunjukkan besarnya komitmen Pemkot dalam memperkuat jaringan sosial lokal.

“Dengan keaktifan PKK di level RT/RW, kami bisa melakukan pendataan yang akurat dan program pemberdayaan menjadi lebih tepat sasaran,” kata Monica Haprinda dalam penjelasannya kepada media.

Dukungan Pemerintah Terhadap Pendidikan Anak Usia Dini

Apresiasi Pemkot Pangkalpinang juga meluas ke sektor pendidikan anak usia dini (PAUD). Bunda PAUD Kota Pangkalpinang, Hj. Susanti Saparudin, S.E., hadir di berbagai acara pentas seni dan pelepasan siswa-siswi di lembaga PAUD, termasuk TK Negeri Pembina 1, PAUD Paramarta, dan Gugus PAUD Terpadu Cempaka pada Kamis (4/6/2026).

Kehadiran pimpinan pemerintah di acara-acara PAUD bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan anak sejak dini. Partisipasi aktif ini menunjukkan bahwa investasi pendidikan anak menjadi prioritas Pemkot dalam membangun generasi masa depan.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kesejahteraan Masyarakat

Program-program yang digulirkan Pemkot Pangkalpinang menunjukkan pola kolaborasi lintas sektor pemerintah. Dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang meluncurkan aplikasi STIMULUS untuk kelulusan siswa, hingga berbagai inisiatif kesehatan yang melibatkan dinas terkait, semua terkoordinasi untuk satu tujuan: meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Aplikasi STIMULUS yang diluncurkan Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, di SMP Negeri 10, misalnya, memudahkan siswa SD dan SMP di Kota Pangkalpinang mengakses informasi kelulusan secara daring. Inisiatif teknologi ini merupakan bagian dari transformasi digital pemerintah daerah.

Momentum Kebersamaan dan Gotong Royong

Berbagai kegiatan komunitas seperti Car Free Day, pentas seni PAUD, dan kunjungan rutin posyandu menciptakan momentum kebersamaan di Kota Pangkalpinang. Masyarakat tidak hanya menerima layanan pemerintah, tetapi juga menjadi subjek aktif dalam setiap program yang dijalankan.

Kepedulian sesama yang dijunjung tinggi Pemkot Pangkalpinang tercermin dalam setiap inisiatif. Dari pembinaan kesehatan ibu dan anak, edukasi gaya hidup sehat, pemberdayaan keluarga, hingga dukungan pendidikan anak, semuanya dirancang dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

“Apresiasi kami terhadap kepedulian masyarakat adalah dengan terus menciptakan program-program yang bermanfaat dan melibatkan peran aktif warga dalam pembangunan,” itulah pesan implisit yang disampaikan Pemkot melalui berbagai kegiatan tersebut.

Ke depannya, Pemkot Pangkalpinang diharapkan terus mempertahankan momentum ini dan memperluas jangkauan program kesejahteraan sosial agar semakin banyak warga yang merasakan manfaat dari inisiatif-inisiatif pemberdayaan tersebut.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda