ARLINGTON, JOURNALARTA.COM – Harry Kane berhasil mencetak dua gol saat Inggris menaklukkan Kroasia 4–2 dalam laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. Kemenangan perdana ini langsung menempatkan The Three Lions di puncak klasemen grup.
Bagi Inggris, hasil ini punya bobot besar. Di Piala Dunia 2018 dan Euro 2020, Kroasia adalah momok yang menghentikan langkah mereka. Kali ini, di bawah Thomas Tuchel, Inggris membalas sekaligus mengirim sinyal kuat ke grup.
Babak Pertama: Drama Empat Gol
Laga langsung hidup sejak menit awal. Kane membuka skor dari titik penalti di menit ke-12 dan sempat diulang karena kiper Dominik Livakovic bergerak lebih awal, tapi Kane tetap dingin dan menghukumnya. Skor 1–0.
Kroasia menjawab cepat. Martin Baturina menyamakan di menit ke-36 setelah memanfaatkan celah pertahanan Inggris. Satu menit menjelang akhir babak pertama pun terasa seperti roller coaster: Kane kembali menceploskan bola di menit ke-42 untuk 2–1, lalu Petar Musa langsung membalas menjadi 2–2 sebelum peluit turun minum berbunyi.
Empat gol. Dua tim. Satu babak. Penonton di AT&T Stadium tak sempat duduk tenang.
Bellingham dan Rashford Tutup Perlawanan Kroasia
Babak kedua baru dua menit berjalan ketika Jude Bellingham memecah keseimbangan. Menerima umpan terobosan dari Elliot Anderson, Bellingham menggiring masuk ke kotak penalti lalu melepaskan tembakan dari sudut sempit yang tak terjangkau Livakovic, skor 3–2 untuk Inggris.
Kroasia mencoba membalas, tapi Jordan Pickford tampil solid di bawah mistar. Livakovic di seberangnya justru bekerja jauh lebih keras, menahan tembakan dari Bellingham, Declan Rice, Nico O’Reilly, hingga Kane sendiri.
Gol keempat datang di menit ke-85. Marcus Rashford masuk sebagai pemain pengganti di menit 72 langsung menerima umpan Bukayo Saka, mengecoh satu bek, lalu menusukkan bola mendatar ke pojok kiri bawah gawang. Skor final: 4–2. Di masa tambahan waktu Josko Gvardiol sempat mengancam, tapi upayanya diblokir Kane sendiri.
Kane Jadi Kunci, Tuchel Puas
Dua gol Kane malam itu bukan sekadar statistik. Kapten timnas ini sudah lama menanggung beban sebagai striker yang belum pernah membawa Inggris meraih trofi besar. Di Piala Dunia 2026, setidaknya awal perjalanannya terasa menjanjikan.
Thomas Tuchel, pelatih asal Jerman yang ditunjuk FA sejak awal 2024, meracik Inggris dalam formasi 4-2-3-1 dengan Declan Rice dan Anderson sebagai poros tengah. Kombinasi Rice yang disiplin defensif dengan agresivitas Anderson terbukti efektif memutus aliran bola Luka Modric dan kawan-kawan.
Modric sendiri, kini berusia 40 tahun, tetap memimpin Kroasia dari lini tengah. Tapi malam itu bukan malam miliknya.
Klasemen Sementara Grup L
| Klub | Main | Poin | Selisih Gol |
|---|---|---|---|
| Inggris | 1 | 3 | +2 |
| Panama | 1 | 1 | 0 |
| Ghana | 1 | 1 | 0 |
| Kroasia | 1 | 0 | -2 |
Kroasia kini tertekan. Kekalahan di laga pembuka membuat mereka wajib menang di dua laga berikutnya untuk lolos dari fase grup. Sementara Inggris, dengan tiga poin penuh sejak hari pertama, punya modal psikologis yang besar.
Jadwal dan skor realtime Piala Dunia 2026 bisa dipantau langsung lewat halaman khusus JournalArta di journalarta.com/piala-dunia-2026.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.