MILAN — Inter Milan sedang gencar memburu bek sayap Atalanta Marco Palestra untuk mengisi posisi yang akan ditinggalkan Denzel Dumfries setelah diyakini akan hengkang ke Real Madrid. Negosiasi untuk Palestra, pemain berusia 24 tahun yang menjadi tulang punggung pertahanan Atalanta musim lalu, sudah masuk fase serius namun macet di perselisihan harga yang signifikan.
Palestra masuk sebagai prioritas utama Nerazzurri dalam bursa transfer musim ini. Namun negosiasi stagnan di tengah jurang harga yang cukup lebar. Inter menawarkan 45 juta euro termasuk bonus, sementara Atalanta menuntut 10 juta euro lebih mahal—mencapai 55 juta euro. Selisih nominal ini bukan sekadar angka; Atalanta merasa tidak boleh menjual pemain kunci dengan harga murah, terutama karena klub Bergamo masih berkompetisi untuk slot Eropa musim depan.
Meski ada keinginan kedua belah pihak untuk menemukan titik temu, Inter tidak ingin terburu-buru. Club berjuluk Nerazzurri itu tetap mengeksplorasi beberapa alternatif sebagai plan B, termasuk sorotan pada pemain Swiss yang pernah diincar sebelumnya. Strategi ini umum di pasar transfer modern: Punya opsi cadangan memberi Inter posisi tawar lebih kuat dalam negosiasi dengan Atalanta.
Ndoye Kembali Jadi Radar Inter
Menurut laporan Il Giorno, Dan Ndoye menjadi opsi cadangan yang kembali masuk dalam radar Inter Milan. Bek sayap Swiss tersebut kini membela Nottingham Forest setelah bergabung setahun lalu dari Bologna, tempat dia sempat bersinar sebagai salah satu bek sayap menjanjikan di Serie A musim 2023–2024.
Keuntungan Ndoye jelas terukur. Dia sudah sangat familiar dengan kompetisi Serie A—pengalaman bermain di Italia memungkinkan dia bisa langsung beradaptasi tanpa waktu penyesuaian panjang. Sesuatu yang dihargai Inter dalam transfer strategis semacam ini, mengingat klub baru saja juara Serie A dan membutuhkan pemain yang bisa langsung produktif. Ndoye juga masih dalam usia prime (24 tahun) dan memiliki kontrak panjang di Nottingham Forest, memberi Inter fleksibilitas negosiasi.
Ndoye bukan nama baru bagi Inter. Pemain asal Swiss itu pernah menjadi incaran Nerazzurri pada musim panas 2023, namun deal tidak terealisasi saat itu karena prioritas berbeda atau persaingan klub lain. Sekarang, dengan Dumfries terancam pergi, Inter membuka kembali kontak dengan pemain berusia 24 tahun tersebut. Berbeda dengan Palestra yang merupakan target primary, Ndoye lebih dilihat sebagai solusi “ready-made” yang sudah memahami ritme Serie A tanpa perlu kurva pembelajaran curam.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.