Senin, 6 Juli 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Keunggulan Pesawat Tempur Sukhoi Su-35 Rusia yang Dikirim ke Iran 2026: Pengganti F-14 Tomcat

Keunggulan Pesawat Tempur Sukhoi Su-35 Rusia yang Dikirim ke Iran 2026
Peta kekuatan udara di Timur Tengah bersiap mengalami pergeseran signifikan. Credit: JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Peta kekuatan udara di Timur Tengah bersiap mengalami pergeseran signifikan. Rusia dilaporkan telah memulai pengiriman jet tempur Sukhoi Su-35 “Flanker-E” ke Iran, dengan 20 unit batch pertama disebut sudah rampung diproduksi di Pabrik Penerbangan Komsomolsk-on-Amur.

Pengadaan Su-35 merupakan peningkatan drastis bagi Iran, yang selama empat dekade terakhir mengandalkan jet tempur F-14 Tomcat era 1970-an. Kendati demikian, penting dicatat bahwa Su-35 bukan pesawat siluman seperti F-35, melainkan jet tempur generasi 4++ paling canggih di kategori non-siluman. Kedatangan pesawat ini disebut akan secara substansial meningkatkan kemampuan serangan jarak jauh Iran di kawasan.

Status Pengiriman Su-35 ke Iran per Juli 2026

Program pengadaan Su-35 oleh Iran telah menarik perhatian global, mengingat dampaknya terhadap keseimbangan militer regional. Berikut adalah detail terkini mengenai pengiriman jet tempur ini:

Detail Info Terbaru
Jumlah Pesanan 24-50 unit Su-35SE (varian ekspor)
Batch Pertama 20 jet tempur selesai diproduksi
Lokasi Produksi Pabrik Penerbangan Komsomolsk-on-Amur, Rusia
Jadwal Serah Terima Mulai pertengahan-akhir 2027 (2 unit sudah diserahkan November 2024)
Pembiayaan Biaya perawatan ditanggung Kementerian Pertahanan Iran selama di Rusia

Analis militer memproyeksikan bahwa Su-35 akan secara signifikan meningkatkan kemampuan Iran dalam melancarkan serangan jarak jauh. Ini adalah perubahan besar. Pasalnya, armada tempur Iran selama ini sudah sangat uzur.

7 Keunggulan Teknis Su-35 yang Membuat Barat Waspada

Su-35 dikenal sebagai jet tempur yang sangat kapabel dengan sejumlah fitur teknis canggih:

1. Supermaneuverability: Rajanya Dogfight

Didukung oleh mesin Saturn AL-41F1S dan nozzle thrust vectoring 3D, Su-35 mampu melakukan manuver ekstrem seperti ‘Cobra maneuver’ dan belok 180° pada kecepatan rendah. Kemampuan ini sulit ditiru oleh jet tempur konvensional seperti F-16 atau F-15, memberikan keuntungan besar dalam pertempuran jarak dekat.

2. Radar Irbis-E PESA: Mata Elang 400 km

Radar Passive Electronically Scanned Array (PESA) Irbis-E adalah yang paling kuat di kelas non-AESA. Radar ini memiliki jangkauan deteksi 350-400 km untuk target seukuran jet tempur, mampu melacak 30 target udara sekaligus, dan mengunci serta menembak 8 target secara bersamaan. Bahkan, Irbis-E bisa mendeteksi target dengan tanda siluman rendah dari jarak ratusan kilometer.

3. Rudal Jarak Jauh R-37M: Sniper Udara

Halaman:123Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda