Pelatih Jesse Marsch mempertahankan sembilan pemain inti dari laga pembuka kontra Swiss yang berakhir 1-1. Cyle Larin kembali dipercaya sebagai ujung tombak, menggantikan Tani Oluwaseyi, sementara Ali Ahmed mengisi posisi Liam Millar.
Hasilnya berbicara sendiri. Strategi Marsch berjalan mulus terutama setelah Qatar bermain dengan jumlah pemain kurang.
Sebelum laga, legenda sepak bola wanita Kanada Christine Sinclair hadir khusus untuk melempar koin. Simbolisme yang pas untuk momen bersejarah.
“Suasana di sini luar biasa. Dukungan penonton memberi kami semangat tambahan. Hari ini adalah hari bersejarah bagi sepak bola Kanada,” kata Marsch kepada wartawan.
Klasemen Grup B: Kanada Sejajar Swiss
| Tim | Main | Poin |
|---|---|---|
| Swiss | 2 | 4 |
| Kanada | 2 | 4 |
| Qatar | 2 | 1 |
| Bosnia dan Herzegovina | 2 | 0 |
Kanada kini mengoleksi empat poin, sejajar dengan Swiss di puncak Grup B. Qatar terpuruk di posisi ketiga dengan satu poin, sementara Bosnia dan Herzegovina masih tanpa poin di dasar klasemen.
Laga pamungkas Grup B akan jadi penentu. Kanada kini punya modal besar tidak hanya poin, tapi juga kepercayaan diri yang sudah lama mereka tunggu-tunggu.
Untuk melihat skor dan jadwal realtime dapat melalui: JournalArta Special Event https://journalarta.com/piala-dunia-2026/
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.