Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Kritik Memphis Depay Tajam, Ronald Koeman Hadapi Dilema Besar

Kritik Memphis Depay mengalir deras setelah performa buruk di laga timnas Belanda
Kritik Memphis Depay kian tajam setelah tampil buruk kontra Jepang. (Ilustrasi: AI)

Situasi ini menaruh beban berat di pundak pelatih kepala, Ronald Koeman. Selama ini, Koeman dikenal sebagai sosok pelatih yang sangat memercayai kapasitas Depay di lini serang dan kerap pasang badan menghadapi kritik media lokal.

Depay kerap menjadi penyelamat taktik Koeman pada periode pertamanya melatih Belanda. Hubungan interpersonal yang erat sejak bekerja sama di Lyon dan Barcelona membuat Koeman selalu memberikan garansi tempat utama bagi pemain bertato tersebut.

Aspek Penilaian Memphis Depay (Saat Ini) Opsi Alternatif (Brobbey/Zirkzee)
Intensitas Pressing Rendah (Sering terlambat menutup ruang) Tinggi (Aktif mematikan build-up lawan)
Kebugaran Fisik Rentan cedera otot, menit bermain minim Bugar, kompetitif di liga top Eropa
Karakter Bermain Cenderung turun menjemput bola (posisi 10) Target man murni di dalam kotak penalti

Kini, keputusan Koeman diuji oleh realitas performa sang pemain. Menyingkirkan top skor sepanjang masa kedua timnas Belanda tersebut dari daftar sebelas pertama tentu butuh keberanian taktis yang luar biasa. Di bangku cadangan, nama-nama seperti Brian Brobbey dan Joshua Zirkzee mulai menuntut menit bermain lebih lewat performa impresif di level klub. Menahan mereka di bangku cadangan demi memaksakan Depay yang tidak fit bisa memicu perpecahan di ruang ganti.

Nasib Berbeda dengan Virgil van Dijk

Berbeda dengan polemik yang menimpa lini serang, situasi di lini belakang Belanda dinilai jauh lebih stabil. Kapten tim, Virgil van Dijk, juga sempat menerima kritik usai laga melawan Jepang akibat gol kedua lawan yang lahir dari areanya, namun posisinya dinilai tidak akan goyah.

Mossou menyoroti bagaimana media massa terbelah dalam menilai performa bek Liverpool tersebut. Beberapa media memberi nilai merah karena dianggap kurang agresif, sementara yang lain justru memilihnya sebagai pemain terbaik laga berkat akurasi distribusinya dari lini belakang.

“Kita bisa membicarakannya panjang lebar, tapi dia tidak akan dikeluarkan dari tim. Dia kapten kami,” tegas Mossou.

Duet Van Dijk bersama Jan Paul van Hecke di jantung pertahanan dinilai tetap menjadi fondasi terkuat yang dimiliki Belanda saat ini, sebuah kemewahan yang tidak dimiliki Koeman di sektor penyerangan. Belanda kini harus segera berbenah sebelum laga kompetitif berikutnya tiba, dengan mata publik yang dipastikan akan terus mengawasi setiap gerak-gerik Depay di lapangan hijau.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda