MIAMI — Peta persaingan sepak bola global kembali berguncang di tanah Amerika Serikat setelah kejutan Tanjung Verde berlanjut menahan imbang Uruguay dengan skor 2-2. Laga sengit penyisihan Grup H Piala Dunia 2026 ini berlangsung dramatis di Stadion Hard Rock, Miami, Florida, Senin WIB.
Hasil ini menegaskan bahwa status debutan bukan halangan untuk bersaing di level tertinggi turnamen empat tahunan ini. Tim berjuluk Hiu Biru tersebut kini mengoleksi dua poin dari dua laga. Modal berharga setelah pada laga pembuka mereka sukses meredam raksasa Eropa, Spanyol, dengan skor kacamata.
⚽ Baca juga: Piala Dunia 2026 — Bagan, Jadwal Hari Ini & Klasemen Live
Uruguay yang turun dengan kekuatan penuh langsung mencoba mendominasi sejak menit awal. Lini tengah mereka yang dikomandoi bintang Real Madrid, Federico Valverde, aktif mengalirkan bola ke sepertiga akhir pertahanan lawan. Namun, disiplin tinggi low block yang diterapkan pelatih Tanjung Verde membuat serangan La Celeste berulang kali patah di tengah jalan.
Sihir Tendangan Bebas Kevin Lenini
Kejutan besar terjadi pada menit ke-21 melalui skema bola mati yang sangat rapi. Gelandang Tanjung Verde, Kevin Lenini, melepaskan eksekusi tendangan bebas melengkung yang gagal dijangkau kiper veteran Uruguay, Fernando Muslera. Gol bersejarah ini menjadi gol pertama Tanjung Verde sepanjang keikutsertaan mereka di putaran final Piala Dunia.
Uruguay baru bisa merespons menjelang akhir babak pertama setelah meningkatkan intensitas serangan. Tekanan bertubi-tubi memaksa lini belakang Tanjung Verde melakukan kesalahan posisi yang fatal. Menit ke-43, Maximiliano Araujo sukses menyamakan skor setelah menyambar bola muntah hasil sundulan Rodrigo Bentancur.
Tiga poin seolah akan menjadi milik Uruguay saat mereka berbalik unggul 2-1 pada menit ke-45+6. Memanfaatkan skema transisi cepat dari bertahan ke menyerang, umpan matang Araujo diselesaikan dengan dingin oleh Agustin Canobio tepat sebelum turun minum.
Respons Taktis Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, Tanjung Verde tidak panik meski tertinggal secara mental sebelum jeda. Mereka melakukan penyesuaian taktik dengan menaikkan garis pertahanan untuk memutus aliran bola Valverde dan Manuel Ugarte. Perubahan ini berjalan sangat efektif dan membuat lini tengah Uruguay frustrasi.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.