Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

4 Pelajaran Penting Fase Grup Piala Dunia 2026

Suasana stadion megah yang dipadati penonton pada laga Piala Dunia 2026
Wc 2026. (Ilustrasi: AI)

KANSAS CITY — Turnamen sepak bola terakbar di bumi telah menyelesaikan fase grup yang penuh drama. Piala Dunia 2026 kini resmi memasuki babak gugur dengan menyisakan 32 tim terbaik yang akan saling sikut mulai Minggu, 28 Juni 2026. Laga pembuka babak 32 besar ini akan mempertemukan Afrika Selatan melawan salah satu tuan rumah, Kanada, di Los Angeles Stadium.

Format baru dengan ekspansi 48 negara sempat menuai badai kritik sebelum turnamen dimulai. Banyak pihak cemas kualitas pertandingan akan merosot dan logistik bakal berantakan. Namun, kenyataan di lapangan justru berbicara sebaliknya. Stadion-stadion megah di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko selalu dipadati penonton, bahkan untuk laga yang di atas kertas kurang memikat seperti duel Tanjung Verde kontra Arab Saudi.

Prancis Tampil Sempurna Tanpa Cela

Ketika tim-tim raksasa lain masih mencari bentuk permainan terbaik, Prancis melaju dengan sangat meyakinkan. Anak asuh Didier Deschamps ini menunjukkan kedalaman skuad yang luar biasa dan konsistensi taktik tingkat tinggi. Tergabung di grup sulit bersama Senegal dan Norwegia, Kylian Mbappe dan kawan-kawan justru membuat segalanya terlihat sangat mudah.

Les Bleus selalu mencetak minimal tiga gol dalam setiap pertandingan di fase grup. Transisi menyerang mereka yang dipimpin oleh duet maut Mbappe dan Ousmane Dembele terbukti menjadi mimpi buruk bagi pertahanan lawan. Dengan performa klinis seperti ini, Prancis sangat layak ditempatkan sebagai unggulan utama untuk mempertahankan mahkota juara dunia mereka.

Langkah mereka di fase gugur memang tidak akan mudah karena potensi bagan mempertemukan mereka dengan Jerman atau Belanda. Kendati demikian, melihat stabilitas permainan yang mereka tunjukkan sejak laga pembuka, Prancis memiliki semua modal taktis untuk meredam tim mana pun.

Gairah Baru Amerika Serikat Bersama Pochettino

Ekspektasi publik paman Sam sedang melambung tinggi setelah performa menjanjikan tim nasional mereka. Di bawah komando taktis Mauricio Pochettino, Amerika Serikat tampil dengan intensitas pressing tinggi dan organisasi permainan yang jauh lebih modern. Kehadiran para pemain utama yang kini merumput di liga-liga top Eropa memberikan dampak signifikan pada mentalitas bertanding tim.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda