BANJARBARU, JOURNALARTA.COM – Rute Banjarmasin-Kuala Lumpur resmi masuk agenda promosi Pemerintah Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) setelah Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel menerima kunjungan Lion Air Group pada Kamis, 25 Juni 2026. Maskapai itu datang untuk membangun kerja sama penyebaran informasi menjelang pembukaan penerbangan internasional baru dari Bandara Internasional Syamsuddin Noor.
Langkah ini penting bagi warga Kalsel. Jalur langsung ke Malaysia akan memangkas waktu tempuh, memudahkan perjalanan bisnis dan keluarga, serta membuka akses wisata dan mobilitas lintas negara yang selama ini masih bergantung pada rute transit.
Rute Banjarmasin-Kuala Lumpur mulai 29 Juni 2026
Kunjungan Lion Air Group dipimpin Kepala Komunikasi Strategis Perusahaan Danang Mandala Prihantoro. Rombongan disambut Kepala Diskominfo Kalsel Muhamad Muslim bersama Kepala Seksi Sumber Daya Komunikasi Publik dan Kehumasan Agustini Qamariah di kantor Diskominfo Kalsel.
Dalam pertemuan itu, Danang menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan informasi soal layanan baru ini sampai ke masyarakat luas. Menurut dia, publik perlu mengetahui jadwal, tujuan penerbangan, hingga cara memesan tiket sejak awal agar rute baru ini bisa dimanfaatkan maksimal.
“Tujuan kami datang ke Diskominfo Kalsel adalah menjalin kerja sama dalam penyebaran informasi terkait hadirnya rute penerbangan baru yang diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kalimantan Selatan,” ujar Danang Mandala Prihantoro, dikutip Kamis (25/6).
Lion Air membuka penerbangan internasional langsung yang menghubungkan Banjarbaru dengan Kuala Lumpur, Malaysia. Layanan itu akan mulai efektif pada 29 Juni 2026 dan terbang dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Kamis, untuk keberangkatan dari Banjarmasin menuju Kuala Lumpur maupun arah sebaliknya.
Dampak ekonomi, pariwisata, dan perjalanan ibadah
Pemerintah daerah menilai pembukaan rute Banjarmasin-Kuala Lumpur punya nilai strategis. Warga tak perlu lagi berpindah kota atau menempuh transit yang panjang untuk menuju Malaysia. Buat pelaku usaha, penghematan waktu berarti efisiensi biaya. Buat keluarga, perjalanan jadi lebih sederhana. Buat pelajar dan pekerja migran, aksesnya lebih fleksibel.
Rute ini juga diperkirakan memberi dorongan bagi sektor pariwisata. Warga Kalsel mendapat pilihan lebih mudah untuk berkunjung ke Kuala Lumpur, sementara wisatawan mancanegara punya pintu masuk yang lebih langsung ke Banua. Pasar terapung, wisata sungai, kuliner khas Banjar, dan lanskap alam Kalsel bisa ikut terangkat jika promosi berjalan konsisten.
Dari sisi ekonomi, jalur langsung ke Malaysia berpeluang memperkuat hubungan dagang dan membuka ruang investasi baru. UMKM juga bisa merasakan dampaknya lewat pergerakan orang yang lebih ramai dan kebutuhan logistik yang ikut berkembang.
Rute ini juga menarik bagi calon jamaah umrah. Kuala Lumpur kerap menjadi titik transit menuju Jeddah, sehingga jalur baru ini bisa memberi pilihan perjalanan yang lebih efisien bagi masyarakat Kalsel yang berangkat untuk ibadah.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.