Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI BISNIS

Camilan HBB, Perjalanan UMKM Binaan Adaro

Camilan HBB, Perjalanan UMKM Binaan Adaro
Camilan HBB raih omzet Rp20 juta per bulan setelah mendapat dukungan PT Adaro Indonesia. (Ilustrasi: AI)

Camilan HBB di Tabalong: Mengubah Dapur Rumahan Jadi Rp20 Juta Sebulan

Omzet sebesar Rp20 juta per bulan kini mengalir ke kantong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Desa Garagata, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Capaian ini menjadi tonggak sejarah bagi Camilan HBB, sebuah unit usaha rumahan yang dirintis oleh Siti Munawaroh sejak 2021 lalu di tengah keterbatasan modal dan alat produksi.

Keberhasilan Siti bukan datang dalam semalam. Perjalanan usaha ini bermula dari dapur sederhana di rumahnya. Siti, seorang ibu rumah tangga berusia 49 tahun, awalnya hanya memproduksi keripik pangsit dan kue kering untuk konsumsi keluarga serta tetangga dekat. Bermodal alat seadanya, ia mencoba peruntungan kecil-kecilan di sela-sela rutinitas rumah tangga.

Ekspansi Pasar Berkat Pendampingan

Dukungan keluarga menjadi energi utama bagi Siti dalam merintis usaha. Sang putri sulung, Desy Amalia (24), terjun langsung membantu pengelolaan bisnis, termasuk merancang strategi pemasaran melalui media sosial. Mereka memanfaatkan layanan pesan antar dari rumah ke rumah untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas di sekitar wilayah Tabalong.

Langkah mereka semakin mantap saat mengikuti pelatihan di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) pada 2021. Di sana, Siti dan Desy mendapatkan bimbingan teknis terkait pengurusan legalitas usaha yang sering kali menjadi hambatan bagi pelaku UMKM. Kini, produk Camilan HBB telah mengantongi izin edar resmi, sertifikat halal, serta izin PIRT yang menjadi tiket emas masuk ke pasar yang lebih bergengsi.

Produk mereka tidak lagi hanya bersandar di meja warung kelontong. Saat ini, camilan buatan Siti dan Desy sudah tersedia di tujuh minimarket di Kota Tanjung, sejumlah kantin sekolah, hingga menembus pasar perhotelan seperti Aston Hotel City Tanjung. Ekspansi ini membuktikan bahwa produk lokal dengan standar kualitas yang benar mampu bersaing di pasar modern.

Sinergi dengan PT Adaro Indonesia

Titik balik pertumbuhan usaha terjadi pada 2023. PT Adaro Indonesia memberikan dukungan strategis melalui program pembinaan UMKM yang berkelanjutan. Bantuan permodalan serta alat penunjang produksi, seperti mesin pemotong kerupuk dan alat peniris minyak (spinner), menjadi kunci efisiensi kerja yang selama ini dicari oleh Siti.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda