Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Kalsel kemarin dari penerimaan pajak hingga Karhutla

Kalsel kemarin menyoroti penerimaan pajak dan antisipasi Karhutla
Kalsel kemarin mencatat penerimaan pajak naik 40,33 persen dan Pemkab Banjar bersiap menghadapi Karhutla di musim kering. (Ilustrasi: AI)

TANJUNG — Kalsel kemarin memotret dua hal yang langsung terasa di lapangan: uang daerah yang masuk makin besar, sementara ancaman kebakaran hutan dan lahan tetap harus dijaga ketat. Pada Kamis, 25 Juni 2026, rangkaian berita dari Kalimantan Selatan yang dihimpun ANTARA menampilkan kenaikan penerimaan pajak, langkah antisipasi Karhutla, pengawalan SPMB ramah anak, pembukaan layanan baru di rumah sakit, sampai ajakan agar petani lebih cepat membaca perubahan teknologi.

Urutannya menarik. Di satu sisi, Direktorat Jenderal Pajak mencatat penerimaan pajak di Kalimantan Selatan tumbuh 40,33 persen dan menembus Rp4,72 triliun. Di sisi lain, Pemkab Banjar harus menyiapkan langkah cepat menghadapi musim yang rawan api. Dua kabar ini sama-sama penting karena menyangkut napas daerah: pendapatan untuk membiayai layanan publik, dan kesiapsiagaan agar aktivitas warga tidak terganggu asap.

Penerimaan pajak Kalsel tumbuh 40,33 persen

Data yang disampaikan DJP memberi sinyal positif bagi perekonomian daerah. Penerimaan pajak Kalsel tumbuh 40,33 persen menjadi Rp4,72 triliun. Angka ini bukan sekadar statistik di atas kertas. Di baliknya ada aktivitas usaha, transaksi, dan kepatuhan pajak yang bergerak lebih baik sepanjang periode pelaporan.

Bagi warga, kenaikan penerimaan seperti ini penting karena pajak menjadi salah satu sumber utama pembiayaan negara yang kembali ke daerah dalam bentuk belanja layanan publik, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Kalau penerimaan kuat, ruang fiskal ikut longgar. Pemerintah daerah punya napas lebih lebar untuk menutup kebutuhan dasar. Tapi, kenaikan itu tetap harus dibaca hati-hati. Tantangan ekonomi daerah belum habis: sektor tertentu masih rentan, biaya hidup tetap dijaga, dan dunia usaha perlu stabil supaya tren ini tidak hanya terjadi sesaat.

Di level praktis, kabar ini juga memberi pesan ke pelaku usaha kecil-menengah. Kepatuhan administrasi makin relevan, karena sistem pajak yang sehat biasanya bergerak seiring ekonomi yang tertib. Bagi warga biasa, ini berarti satu hal sederhana: daerah yang pendapatannya lebih kuat punya peluang lebih baik untuk memperbaiki layanan yang sehari-hari dipakai, dari jalan sampai fasilitas kesehatan.

Halaman:123Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda