Kamis, 25 Juni 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Sejarah Tercipta! Afrika Selatan Kalahkan Korea Selatan 1-0 dan Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Sejarah Tercipta! Afrika Selatan Kalahkan Korea Selatan 1-0 dan Lolos ke 16
Momen bersejarah terukir bagi sepak bola Afrika Selatan. Foto: JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Momen bersejarah terukir bagi sepak bola Afrika Selatan. Tim berjuluk Bafana Bafana berhasil mengalahkan Korea Selatan dengan skor tipis 1-0 dalam laga penutup Grup A Piala Dunia FIFA 2026. Kemenangan ini membawa Afrika Selatan melangkah ke babak 16 Besar untuk pertama kali sepanjang keikutsertaan mereka di turnamen akbar empat tahunan tersebut.

Pertandingan berlangsung di Estadio BBVA, Guadalupe, Monterrey, pada Kamis, 25 Juni 2026 pukul 02.00 WIB. Berikut adalah laporan lengkap jalannya pertandingan, fakta sejarah, serta dampak hasil ini bagi kedua tim.

Hasil Akhir dan Pencetak Gol

Afrika Selatan 1 – 0 Korea Selatan

Satu-satunya gol kemenangan tercipta pada menit ke-63, dicetak oleh Thapelo Maseko. Ia menerima umpan terukur dari rekan setimnya, Tshepang Moremi, sebelum melepaskan tembakan keras dengan kaki kiri yang meluncur ke pojok kanan bawah gawang, tak terjangkau oleh kiper Korea Selatan, Kim Seung-gyu.

Pertandingan dipimpin oleh wasit asal Argentina, Facundo Tello, dan disaksikan langsung oleh 51.243 penonton yang memenuhi stadion.

Jalannya Pertandingan

Laga dimulai dengan dominasi penuh dari Korea Selatan. Di menit ke-3, Kim Min-jae melepaskan sundulan berbahaya, namun berhasil ditepis oleh pertahanan Afrika Selatan tepat di garis gawang. Kesempatan lain datang pada menit ke-8 lewat tembakan Lee Kang-in, namun melenceng jauh dari sasaran.

Afrika Selatan baru mulai bangkit dan menciptakan ancaman nyata memasuki menit ke-30. Tembakan Thalente Mbatha sempat ditepis oleh Kim Seung-gyu, namun bola muntahannya gagal dimanfaatkan maksimal oleh Evidence Makgopa.

Memasuki babak kedua, pelatih Hong Myung-bo memasukkan andalan utama tim, Son Heung-min, tepat di menit ke-46. Strategi ini dirancang untuk mengandalkan ketajaman Son saat kondisi lawan mulai menurun, namun rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan.

Gol Maseko pada menit ke-63 menjadi titik balik yang mengubah jalannya laga. Tertinggal satu gol, Korea Selatan langsung meningkatkan tekanan dan menggempur pertahanan lawan secara terus-menerus. Pada masa tambahan waktu, tendangan sudut yang dieksekusi Lee Kang-in sempat mengancam, namun kembali diamankan dengan baik. Afrika Selatan berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir berbunyi pada menit ke-97.

Secara statistik, Korea Selatan menguasai bola sebanyak 68,4 persen, namun efektivitas serangan mereka lebih rendah. Nilai peluang gol yang tercipta atau expected goals (xG) hanya mencapai 1,0, sedangkan Afrika Selatan mencatat angka 1,1, yang membuktikan efisiensi serangan mereka lebih baik.

Fakta Sejarah dan Klasemen Akhir

Kemenangan ini menorehkan sejarah baru bagi Afrika Selatan. Sebelumnya, dalam tiga keikutsertaan mereka di Piala Dunia (1998, 2002, dan 2010), tim ini selalu terhenti di babak penyisihan grup. Kini, mereka berhasil melangkah lebih jauh untuk pertama kalinya dalam 28 tahun terakhir.

Klasemen Akhir Grup A:

1.Β Meksiko – 9 poin, selisih gol +6 β†’ Juara Grup

2.Β Afrika Selatan – 4 poin, selisih gol -1 β†’ Lolos sebagai juara kedua

3.Β Korea Selatan – 3 poin, selisih gol 0 β†’ Menunggu hasil grup lain

4.Β Republik Ceko – 1 poin, selisih gol -3 β†’ Tersingkir

Sebagai peringkat kedua, Afrika Selatan dipastikan akan menghadapi tim tuan rumah Kanada pada babak 16 Besar yang berlangsung di Los Angeles pada 28 Juni 2026.

Pelatih Hugo Broos mengaku sangat emosional dengan pencapaian ini. “Kami datang ke Meksiko dengan target lolos dari grup. Ini bukan sekadar kemenangan, tapi momen yang sangat emosional dan mungkin menjadi salah satu laga terakhir dalam karier saya,” ujarnya usai pertandingan.

Kunci Sukses Taktik Hugo Broos

Keberhasilan Afrika Selatan tidak lepas dari strategi yang diterapkan Hugo Broos. Ia mengatur tim untuk bermain dengan blok pertahanan yang rapat di lini tengah, membiarkan lawan menguasai bola di sisi lapangan yang lebar namun menutup rapat akses ke area berbahaya di tengah lapangan.

Saat merebut bola, tim langsung beralih ke serangan balik yang cepat dan terorganisir, memanfaatkan kecepatan Maseko dan Moremi. Di bawah komando kapten Ronwen Williams, barisan pertahanan yang terdiri dari Ime Okon, Mbekezeli Mbokazi, Khuliso Mudau, dan Aubrey Modiba tampil sangat disiplin sepanjang 90 menit.

Evaluasi Kekalahan Korea Selatan

Sementara itu, pelatih Korea Selatan, Hong Myung-bo, mengakui bahwa penampilan timnya hari itu tidak memenuhi standar yang diharapkan. “Kami sudah siap, namun dibandingkan dua laga sebelumnya, kami terlalu banyak melakukan kesalahan di lini tengah. Para pemain terlihat kehilangan kepercayaan diri. Kami tahu cara bermainnya, tapi eksekusinya hari ini belum cukup baik,” ungkapnya.

Meskipun Son Heung-min masuk sejak awal babak kedua, kehadirannya tidak memberikan dampak signifikan. Lini serangan yang didukung Hwang Hee-chan dan Lee Kang-in juga gagal menembus pertahanan lawan yang rapat.

Dengan posisi ketiga dan mengumpulkan 3 poin serta selisih gol 0, nasib Korea Selatan masih belum ditentukan. Mereka harus menunggu hasil pertandingan di grup lain untuk melihat apakah termasuk salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik yang berhak melaju ke babak berikutnya.

Susunan Pemain

Afrika Selatan (4-3-3):

Ronwen Williams; Khuliso Mudau, Ime Okon, Mbekezeli Mbokazi, Aubrey Modiba; Sphephelo Sithole, Thalente Mbatha; Thapelo Maseko, Relebohile Mofokeng, Oswin Appollis; Evidence Makgopa.

Pemain Pengganti: Tshepang Moremi (menit ke-62), Iqraam Rayners (menit ke-75), Jayden Adams (menit ke-80).

Korea Selatan (3-5-2):

Kim Seung-gyu; Lee Han-beom, Kim Min-jae, Lee Gi-hyuk; Seol Young-woo, Hwang In-beom, Paik Seung-ho, Lee Tae-seok; Lee Kang-in; Hwang Hee-chan, Oh Hyeon-gyu.

Pemain Pengganti: Son Heung-min (menit ke-46), Kim Jin-gyu (menit ke-46), Jens Castrop (menit ke-46), Park Jin-seob (menit ke-65), Cho Gue-sung (menit ke-74).

Kesimpulan

Kemenangan tipis 1-0 atas Korea Selatan bukan sekadar memberi tiga poin bagi Afrika Selatan, melainkan menjadi tonggak sejarah baru bagi sepak bola negara tersebut. Kombinasi taktik yang disiplin, mental juara, dan efisiensi dalam memanfaatkan peluang membawa mereka melangkah ke babak 16 Besar untuk pertama kalinya.

Di sisi lain, Korea Selatan harus menahan kekecewaan dan menunggu kepastian dari hasil pertandingan di grup lain. Sementara itu, Meksiko tampil sempurna dengan mencatatkan 9 poin tanpa kebobolan satu gol pun dan memastikan posisinya sebagai juara grup.

Pertanyaan Umum

Q: Berapa skor akhir pertandingan?

A: Afrika Selatan menang 1-0 atas Korea Selatan.

Q: Siapa pencetak gol tunggal dalam laga ini?

A: Thapelo Maseko pada menit ke-63.

Q: Apakah Afrika Selatan lolos ke babak 16 Besar?

A: Ya, sebagai juara kedua Grup A untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia.

Q: Bagaimana nasib Korea Selatan?

A: Berada di posisi ketiga dengan 3 poin, masih menunggu hasil grup lain untuk menentukan kelolosan.

Q: Siapa lawan Afrika Selatan di babak berikutnya?

A: Akan menghadapi Kanada pada 28 Juni 2026 di Los Angeles.

(RE)

πŸ“²
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

πŸ’¬ Follow @journalartanews β†’
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda