VANCOUVER — Swiss tekuk Kanada dengan skor tipis 2-1 pada laga pamungkas Grup B Piala Dunia yang berlangsung di BC Place, Vancouver. Kemenangan krusial ini memastikan armada Murat Yakin melaju ke babak 32 besar dengan status sebagai juara grup, sementara Kanada mengekor di posisi kedua. Pertandingan berjalan ketat sejak menit awal. Publik tuan rumah yang memadati stadion sempat optimis setelah babak pertama berakhir tanpa gol.
Dua gol kemenangan tim berjuluk Nati ini tercipta pada babak kedua melalui aksi kilat Ruben Vargas pada menit ke-46 dan sontekan Johan Manzambi sebelas menit berselang. Tuan rumah Kanada sempat memperkecil kedudukan dan memberikan tekanan hebat di menit-menit akhir pertandingan. Kanada mendapat gol hiburan lewat lesatan jarak dekat Jacob Shaffelburg pada menit ke-78 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang. Namun ketangguhan kiper Gregor Kobel di bawah mistar gawang sukses mengamankan tiga poin penuh untuk Swiss.
⚽ Baca juga: Piala Dunia 2026 — Bagan, Jadwal Hari Ini & Klasemen Live
Analisis Babak Pertama yang Alot
Paruh pertama berjalan cukup alot dengan kedua tim bermain lebih hati-hati. Swiss kesulitan membongkar pertahanan rapat Kanada yang didukung penuh oleh publik tuan rumah. Taktik bertahan dengan blok rendah (low block) yang diterapkan pelatih Kanada terbukti menyulitkan Granit Xhaka dan kolega dalam mengalirkan bola ke sepertiga akhir lapangan. Swiss menguasai 62 persen penguasaan bola pada 45 menit pertama, namun mereka minim kreasi peluang berbahaya.
Kanada sesekali mengancam lewat serangan balik cepat yang dimotori oleh Alphonso Davies. Pemain sayap andalan Bayern Munchen tersebut berulang kali merepotkan sisi kanan pertahanan Swiss yang dikawal Silvan Widmer. Beruntung, koordinasi lini belakang Swiss yang dipimpin Manuel Akanji masih cukup disiplin untuk meredam setiap momentum serangan balik cepat tuan rumah. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Perubahan Taktik Kilat Babak Kedua Swiss tekuk Kanada
Situasi berubah total selepas turun minum lewat keputusan taktis Murat Yakin. Pelatih berkepala dingin tersebut menginstruksikan anak asuhnya untuk langsung menekan sejak sepak mula babak kedua. Swiss menaikkan garis pertahanan mereka dan menerapkan pressing tinggi (high pressing) untuk memaksa pemain belakang Kanada melakukan kesalahan sendiri dalam melakukan build-up dari bawah.
Belum genap satu menit babak kedua berjalan, Ruben Vargas langsung memecah kebuntuan lewat skema serangan cepat. Memanfaatkan blunder operan bek Kanada, Vargas melepaskan tembakan melengkung ke tiang jauh yang tak mampu dijangkau kiper lawan. Gol instan ini meruntuhkan fokus pertahanan Kanada. Swiss yang memegang kendali permainan kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-57 setelah Johan Manzambi menyelesaikan peluang dengan klinis di dalam kotak penalti usai menerima umpan tarik manis dari sisi sayap.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.